Uji Coba Ganjil Genap, Rata-rata Penumpang KRL Naik 68.000 Orang

Kompas.com - 09/09/2019, 17:37 WIB
Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat kenaikan jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) selama masa uji coba perluasan ganjil genap di DKI Jakarta pada 12 Agustus-6 September ini.

Dalam data yang diterima Kompas.com pada Senin (9/9/2019), jumlah rata-rata penumpang KRL pada hari kerja selama uji coba perluasan ganjil genap mencapai sekitar 68.000 penumpang per hari.

"Sampai dengan 6 September 2019, PT KCI mencataat rata-rata jumlah penumpang KRL pada hari kerja sejumlah 981.057 orang, sedangkan rata-rata volume penumpang selama tahun 2019 tercatat 913.072 orang," ujar Vice President Corporate Communication PT KCI, Anne Purba, Senin petang.

Baca juga: Pengendara Ini Marahi Petugas, Tolak Putar Balik Saat Ganjil Genap

"Angka ini naik sekitar 7,4 persen dibanding dengan rata-rata jumlah penumpang sepanjang tahun 2019 ini," ia menambahkan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mencatat adanya penurunan penggunaan kendaraan bermotor hingga 25 persen selama kurun 3 pekan uji coba perluasan ganjil genap.

Dengan diresmikannya perluasan ganjil genap di DKI Jakarta, Syafrin berharap tren tersebut semakin baik.

"Kita memiliki target penurunan volume lalu lintas paling tidak 40 persen. Kita harapkan dengan diformalkan ganjil genap ini, volume lalu lintas bisa kita tekan," ujar Syafrin dalam konferensi pers di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X