Mau Ikut Pilkada Tangsel, Putri Ma'ruf Amin Ambil Formulir Pendaftaran dari PDI-P

Kompas.com - 09/09/2019, 18:26 WIB
Tim Pemenangan Siti Nur Azizah, mengambil formulir bakal calon Wali Kota Tangsel priode 2019-2025  di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jalan Raya Boulevard Ruko Venice Arcade Blok lD/09 Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangsel, Senin (9/9/2019).      KOMPAS.com/MUHAMMAD ISA BUSTOMITim Pemenangan Siti Nur Azizah, mengambil formulir bakal calon Wali Kota Tangsel priode 2019-2025 di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Jalan Raya Boulevard Ruko Venice Arcade Blok lD/09 Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangsel, Senin (9/9/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Putri wakil presiden terpilih KH Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah mengambil formulir pendaftaran menjadi bakal calon wali kota Tangerang Selatan periode 2019-2025 lewat PDI-Perjuangan.

Melalui tim suksesnya, Siti Nur Azizah mengambil formulir di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Jalan Raya Boulevard Ruko Venice Arcade Blok lD/09 Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangsel, Senin (9/9/2019).

Ketua Tim Pemenangan Siti Nur Azizah, Deni Charter mengatakan, pengambilan formulir di PDI Perjuangan tersebut berdasarkan permintaan dari putri KH Ma'ruf Amin dengan harapan mendapat pinangan dari partai berkelas.

"Ibu (Siti Nur Azizah) selalu bilang Insha Allah partainya Mercy atau Alphard. Mudah-mudahan lah nanti partai Mercy dan Alphard nanti ke kita. Saya optimis sudah dapat dari PDI-P," kata Deni.

Partai Mercy dan Alphard hanyalah analogi untuk partai berkelas. Deni mengatakan kalimat itu bukan menuju kepada partai biru yang berlogo Mercy.

Baca juga: Ingin Jadi Wali Kota Tangsel, Siti Nur Azizah Diuntungkan Nama Besar Maruf Amin

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi Mercy itu istilahnya bukan partai itu (Demokrat) mercy itu partai yang high class, bukan lambang mercy partai yang itu. Itu maksud saya Mercy itu dalam tanda kutip ya. Artinya kita mau partai kuat," katanya.

Sementara itu, Deni menjelaskan Siti Nur Azizah hanya berambisi untuk menjadi wali kota Tangsel. Jika ada yang menggandeng untuk menjadi wakil wali kota, Siti Nur Azizah akan menolak.

"Iya kita buat Tangsel 1, bukan buat wakil wali kota," tegasnya.

Munculnya nama Siti Nur Azizah menambah daftar yang turut mengikuti pesta demokrasi untuk menduduki kursi Tangsel satu. Selain Azizah, nama lain yang beredar ada Ketua DPP Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Tangsel, Aldrin Ramadian, Suhendar, dan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.

Sementara satu nama lainnya yakni istri dari Sandiaga Salahuddin Uno, Nur Asia yang juga disebut-sebut bakal masuk bursa nama calon kepala daerah tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Tuduh Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Youtuber Savas Dijerat UU ITE

Megapolitan
Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Kronologi Pengendara Honda HRV Tabrak 3 Pemotor di Rawa Buntu

Megapolitan
Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Berbagai Aturan Dilonggarkan, Seperti Apa Situasi Covid-19 Terkini di Jakarta?

Megapolitan
Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Polisi Ungkap Home Industry Tembakau Sintetis yang Dikendalikan oleh Napi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.