Warga Cisauk Temukan Jasad Bayi yang Tak Utuh Dalam Kantong Plastik di Belakang Rumah

Kompas.com - 09/09/2019, 21:52 WIB
Ilustrasi bayi. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Jasad bayi terbungkus dengan plastik hitam ditemukan di belakang perumahan Perum Korpri Blok J 2/6 Rt. 006/009 Desa Suradita Kec. Cisauk Kab. Tangerang, Senin (9/9/2019) pada pukul 11.30 WIB.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan mengatakan, penemuan berawal saat saksi Misliati (60) sedang menjemur pakaian di belakang rumah pada pukul 6.30 WIB.

Tak jauh dari tempat menjemur ia melihat kantong plastik berwarna hitam.

"Tapi saat itu tidak dihiraukan sekitar pukul 11.30 WIB ia kembali mengecek pakaian yang sudah dijemur pagi, lalu pada saat melihat ke arah kantong plastik warna hitam tersebut, kantong plastik tersebut sudah terbuka dan terlihat bagian tubuh mayat bayi," kata Ferdi.

Menurut Ferdy, saat itu Misliati mencoba mempertegas isi dari plastik tersebut yang ternyata merupakan jasad bayi yang kondisi tubuhnya sudah tidak utuh.

"Kondisi bagian tubuhnya sudah tidak utuh dengan tangan serta kaki terputus," sambungnya.

Saat itu Misliati langsung memanggil Maryani, tetangganya untuk kembali memastikan. Saat itu mereka langsung melaporkan penemuan jasad bayi tersebut ke Polsek Cisauk.

Sementara Kapolsek Cisauk AKP Fredy Yudha menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap seseorang.

"Ya bisa saja aborsi karena kan sulit juga jasadnya seperti itu," katanya saat dihubungi.

Saat ini jasad bayi tersebut pun sudah di bawa ke RSUD Tangerang Kota untuk dilajukan visum.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Megapolitan
JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

Megapolitan
Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Megapolitan
Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Megapolitan
Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Megapolitan
220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Megapolitan
Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Klender

Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Klender

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X