Monyet Berkeliaran di Kawasan PIK Jadi Hiburan Baru Warga

Kompas.com - 16/09/2019, 21:10 WIB
Kawanan monyet turun ke pinggir jalan PIK, Jakarta Utara untuk mengambil makanan yang diberikan warga yang melintas KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKawanan monyet turun ke pinggir jalan PIK, Jakarta Utara untuk mengambil makanan yang diberikan warga yang melintas

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak warga yang tinggal di sekitar Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara datang menyaksikan kawanan monyet yang keluar dari Suaka Margasatwa Muara Angke.

Selain melihat monyet-monyet itu berlarian ke sana ke mari terkadang mereka juga memberi makan monyet-monyet tersebut.

Andi (36) seorang warga yang tinggal di Komplek Mediterania PIK, contohnya. Dengan menaiki mobilnya, ia sengaja datang bersama istri dan anaknya ke sekitar lokasi untuk memberi makan kawanan monyet tersebut.

Baca juga: Kawanan Monyet Bongkar Sampah di Perumahan Elite PIK untuk Cari Makan


Dari dalam mobil, mereka tampak menjatuhkan kacang-kacangan agar monyet-monyet itu datang dan mendekati mobil mereka.

"Ini sudah jadi hiburan. Tuh lihat aja anak-anak saya senang banget liat monyet-monyet ini," kata Andi kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Anak laki-laki Andi tampak begitu ceria melihat monyet-monyet itu berdatangan menghampiri mereka memakan kacang-kacangan tersebut.

Hal serupa juga dilakukan Hadi (39). Ia datang bersama istri dan dua orang anaknya menaiki sepeda motor untuk melihat monyet-monyet tersebut.

"Iya ini sengaja bawa anak-anak nih, biar pada ngeliat monyet, biar pada seneng," kata Hadi.

Hadi menyampaikan, monyet-monyet itu terlihat hampir di setiap sore setiap kali ia melintas.

Biasanya, warga yang melewati kawasan itu senang berhenti untuk sekedar melihat bahkan memberi makan monyet-monyet di sana.

"Sering (yang berhenti). Setiap sore lewat sini pasti ada terus," ujarnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X