Pikap Tabrak Rumah di Kebon Jeruk, 2 Penghuni Terluka

Kompas.com - 16/09/2019, 22:54 WIB
Rumah yang rusak karena ditabrak sebuah mobil pikap di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (16/9/2019) Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARRumah yang rusak karena ditabrak sebuah mobil pikap di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (16/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah milik Endah, warga Jalan H Thohir RT 10/04, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat hancur bagian depannya setelah ditabrak sebuah mobil pikap, Senin (16/9/2019) siang.

Berdasarkan kesaksian warga di lokasi, pengendara mobil pikap warna hitam itu berpelat E 8840 PS itu diduga belum pandai berkendara. Mobil itu tampak kehilangan kendali, lalu menabrak rumah.

"Kejadiannya itu tadi sekitar jam 2 siang. Jadi mobil itu parkir di sana (seberang kanan rumah korban) dan baru mau keluar. Entah sopirnya kurang bisa atau bagaimana, tiba-tiba karena kebetulan dari arah kanan dan kiri ada mobil juga, sopirnya banting setir dan nabrak ke rumah," ujar Fauzi (60), warga setempat.

Baca juga: Kesaksian Guru SMK yang 6 Tahun Pakai Mobil Pikap Esemka Bima

Masih menurut Fauzi, akibat kecelakaan itu, dua penghuni rumah yakni Irma (30) dan Najma (6) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Mereka mengalami luka akibat terkena reruntuhan tembok.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu mengatakan, sopir pikap berinisial SU (34) itu sudah diamankan polisi. Mobil pikap itu juga sudah dibawa ke Mapolres Jakarta Barat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memelas Saat Ditilang Polisi, Pengendara Pakai Alasan Ngidam hingga Helm Dikencingi Kucing

Memelas Saat Ditilang Polisi, Pengendara Pakai Alasan Ngidam hingga Helm Dikencingi Kucing

Megapolitan
Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Orangtua yang Antarkan Anaknya Rehabilitasi Narkoba Tak Akan Dipidana

Megapolitan
Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Penguna Narkoba Sangat Dianjurkan untuk Jalani Rehabilitasi

Megapolitan
Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Suhu Panas di Jakarta, Permintaan Servis AC Meningkat

Megapolitan
Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Megapolitan
Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Anies Perintahkan Anak Buah Sisir Ulang Rancangan APBD 2020

Megapolitan
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik Dibanding Depok dan Bekasi

Megapolitan
Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Kebakaran Sore Itu di Bidara Cina, Ratusan Orang Kehilangan Rumah, Kini Bertahan di Halaman Sekolah

Megapolitan
Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Petugas Damkar Selamatkan Dua Kucing yang Terjebak di Dalam Pipa

Megapolitan
Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Lagi, Kecelakaan Truk Terjadi di Bekasi

Megapolitan
Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Polisi Duga Ada Koordinator di Balik Pemalak Sopir Truk

Megapolitan
Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Saat Suhu Panas Rawan Kebakaran, Damkar DKI Batasi Cuti Personel

Megapolitan
4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

4 Truk Terlibat Kecelakaan di Bekasi, Kemarin

Megapolitan
Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Melunaknya Fraksi Nasdem DPRD DKI: Dulu Tukang Kritik, Kini Terus Dukung Kebijakan Anies

Megapolitan
Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Polisi Harus Pasang Pelang 100 Meter Sebelum Titik Operasi Zebra

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X