Kronologi Pegawai Transjakarta Ditemukan Sekarat dengan Luka Sayat

Kompas.com - 19/09/2019, 19:35 WIB
Seorang pria ditemukan dengan luka sayatan di sisi perlintasan rel di Jatinegara, Rabu (18/9/2019). Tangkapan layar dari akun @warung_jurnalisSeorang pria ditemukan dengan luka sayatan di sisi perlintasan rel di Jatinegara, Rabu (18/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pegawai transjakarta berinisial PR ditemukan sekarat dengan luka sayat pada pergelangan tangan kiri di perlintasan rel kereta api, Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/9/2019).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, polisi sudah memeriksa dua saksi dalam kasus tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, PR ditemukan pada pukul 05.00 WIB di TKP. Dia berjalan sempoyongan dengan luka sayat.


"Dia itu ditemukan dalam kondisi berdiri pada saat itu. Tapi sudah mulai sempoyongan karena di tangannya ada luka, di dekat dia berdiri itu, ada cutter di bawah tempat dia berdiri. Darahnya netes, netesnya masih sedikit," kata Hery saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Tak Temukan Tanda Penganiayaan, Polisi Duga Pegawai Transjakarta Coba Bunuh Diri di Pinggir Rel

Lalu, seorang saksi langsung menolong PR sambil menuntunya untuk duduk, kemudian rebahan di jalan.

"Terus didudukin di situ. Pas dia berbaring darahnya keluar terus. Waktu itu darahnya keluar banyak, karena luka di nadinya," ujar Hery.

Kemudian, seorang saksi lainya yang merupakan petugas Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) datang menolong PR dan membawanya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Polisi mendapat laporan adanya kasus tersebut pada pukul 06.00 WIB. Polisi juga langsung mendatangi TKP dan PR yang berada di rumah sakit.

Baca juga: TKP Ditemukannya Pegawai Transjakarta dengan Luka Sayat Berada di Kawasan Prostitusi Liar

Hingga saat ini, polisi masih belum bisa meminta keterangan PR karena masih jalani operasi.

Polisi juga masih menduga PR mencoba bunuh diri. Hal itu berupaya diungkap berdasarkan petunjuk di TKP, di mana tak ditemukan tanda penganiayaan di tubuh PR, hanya luka sayat di pergelangan tangan kiri, serta ditemukan sebilah pisau cutter di dekat PR.

Sementara itu, Kepala Divisi Corporate Secretary dan Humas Transjakarta Nadia Diposanjoyo PR membenarkan, bahwa PR berprofesi sebagai petugas kolektor tiket di halte Transjakarta. Selama bekerja, dia dikenal sebagai pribadi yang baik dan luwes.

Oleh karena itu, PT Transjakarta menanggung biaya perawatan PR selama di RSCM, Jakarta Pusat.

Sementara itu, PT Transjakarta menyerahkan penyelidikan penyebab korban terluka kepada pihak kepolisian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X