Lies Tidak Sendiri, Ini 5 Kisah Pemilik Rumah yang Tolak Digusur dan Nasib Rumah Itu Kini

Kompas.com - 21/09/2019, 16:51 WIB
Rumah Lies (64) berada di tengah gedung Apartemen Thamrin Exclusive Residence. Sejak 2012, dia menolak tawaran pengembang yang ingin membeli rumahnya. KOMPAS.com/CYNTHIA LOVARumah Lies (64) berada di tengah gedung Apartemen Thamrin Exclusive Residence. Sejak 2012, dia menolak tawaran pengembang yang ingin membeli rumahnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lies, pemilik rumah reyot yang berada di area kompleks Apartemen Thamrin Executive Residence, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menolak untuk pindah dari tempat tinggalnya itu.

Alhasil, rumah tersebut hingga kini masih bertahan dan menjadi satu-satunya rumah tapak di antara sejumlah tower apartemen yang megah.

Baca juga: Ironi Rumah Reyot di Tengah Apartemen Mewah di Thamrin...

Peristiwa warga menolak pindah dari tempat tinggal mereka saat berhadapan dengan adanya proyek pembangunan sudah umum terjadi. Tidak hanya di Jakarta, di kota-kota lain di dunia pun hal itu pernah terjadi.

Berikut ini, Kompas.com merangkum beberapa kisah dan nasib pemilik rumah yang menolak digusur di sejumlah negara.

Sebuah rumah berdiri di tengah jalan raya bebas hambatan di kawasan Wenling, China. Sang pemilik menolak semua tawaran ganti rugi pihak kontraktor yang hendak membangun jalan. Alhasil, rumah itu pun berdiri di tengah jalan.AFP Sebuah rumah berdiri di tengah jalan raya bebas hambatan di kawasan Wenling, China. Sang pemilik menolak semua tawaran ganti rugi pihak kontraktor yang hendak membangun jalan. Alhasil, rumah itu pun berdiri di tengah jalan.

1. Rumah Paku di Beijing, China

Sebuah bangunan berdiri di tengah jalan raya bebas hambatan di Beijing, China. Bangunan itu disebut dingzihu atau rumah paku.

Vice.com melaporkan, pemilik rumah tersebut menolak untuk digusur.

Rumah tersebut disebut rumah paku karena sangat sulit dicungkil, seolah sudah terpaku pada tanah.

Ada dua alasan pemilik rumah menolak untuk digusur. Pertama, karena kompensasi yang tidak setimpal. Kedua, pemilik yakin biaya ganti rugi lebih besar bisa didapatkan dengan melangsungkan protes.

Rumah Edith Macefield di Seattle, Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai rumah yang menginspirasi sutradara film animasi Up. Edith menolak kawasan rumahnya menjadi area komersial. Hingga ia meninggal dunia, rumah itu masih berdiri.
STUART ISSET/POLARIS via Readers Digest Rumah Edith Macefield di Seattle, Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai rumah yang menginspirasi sutradara film animasi Up. Edith menolak kawasan rumahnya menjadi area komersial. Hingga ia meninggal dunia, rumah itu masih berdiri.

2. Rumah Edith di Seattle, AS

Rumah Edith Macefield di Seattle, Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai rumah yang menginspirasi sutradara film animasi Up.

Rumah tersebut telah berusia ratusan tahun dan kini dikelilingi oleh menara beton di sisi kanan, kiri, dan belakangnya.

Edith awalnya diberi kompensasi sebesar 1 juta dollar AS untuk menjual rumahnya pada tahun 2006. Namun, ia menolak karena tidak ingin rumahnya menjadi kawasan komersial.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Megapolitan
Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Boks Terobos Lampu Merah

Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Boks Terobos Lampu Merah

Megapolitan
JPO di Dekat Kantor Sudinhub Jakarta Utara Banyak Dilintasi Motor

JPO di Dekat Kantor Sudinhub Jakarta Utara Banyak Dilintasi Motor

Megapolitan
Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

Megapolitan
Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

Megapolitan
Angkot 'Ngetem' di Bawah JPO Halte Busway, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Macet

Angkot 'Ngetem' di Bawah JPO Halte Busway, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Macet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X