Unjuk Rasa Selesai, Massa Buruh Mulai Meninggalkan Kawasan DPR

Kompas.com - 02/10/2019, 13:52 WIB
Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)  sudah selesai melakukan unjuk rasa. Saat ini mereka mulai meninggalkan kawasan DPR jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIRibuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sudah selesai melakukan unjuk rasa. Saat ini mereka mulai meninggalkan kawasan DPR jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) sudah selesai melakukan unjuk rasa. Saat ini mereka mulai meninggalkan kawasan DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2019).

Dari pantauan Kompas.com, massa buruh dari beberapa provinsi ini mulai meninggalkan kawasan Gedung DPR, Senayan, sejak pukul 12.45 WIB.

"Terima kasih kepada rekan-rekan sudah meluangkan waktu untuk mengikuti aksi ini. Saatnya kita kembali ke rumah masing-masing," kata pedemo dari atas mobil.

Buruh berharap agar tuntutan mengenai penolakan revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan, penolakan kenaikan iuran BPJS kesehatan, dan revisi PP No 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan bisa didengar pemerintah.

Baca juga: Dipimpin Said Iqbal, Ini Tuntutan Buruh yang Demo di Dekat DPR

"Kita sudah melakukan tiga tuntutan. Semoga dengan aksi kita kali ini tiga tuntutan yang kita minta diwujudkan. Sekali lagi terima kasih teman-teman," kata orator menutup aksi.

Massa buruh membubarkan diri dengan tertib. Mereka berpisah dengan sesama buruh lain sambil saling bersalaman.

Mereka berjalan perlahan menuju Parkir Timur Senayan untuk mengambil kendaraan mereka.

Hingga kini, situasi di lokasi terpantau aman. Sementara pihak kepolisian yang terdiri dari Brimob dan Sabhara masih berjaga-jaga dari flyover Ladogki hingga depan Gedung DPR/MPR.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X