Setelah PDI-P dan PSI, PKB Juga Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Tangsel

Kompas.com - 02/10/2019, 16:49 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tangerang Selatan membuka penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan.

Pendaftarannya dibuka di Kantor DPC PKB, Jalan Villa Pamulang, Bambu Apus, Pamulang, Rabu (2/10/2019).

Ketua Desk Penjaringan PKB, Muthmainnah mengatakan penjaringan dibuka selama 12 hari, terhitung Rabu ini hingga Minggu (13/10/2019).

"Ya betul jadi mulai hari ini kita buka Penjaringan sampai dengan tanggal 13 Oktober. Enggak sampai 2 minggu lah sekitar 12 hari," ujar Mutmainnah saat dihubungi Kompas.com.

Meski dibuka hari ini, tetapi belum ada bakal calon yang mengambil formulir.

Baca juga: Pilkada Tangsel 2020, Momen Masyarakat Putus Politik Dinasti

Sejauh ini sejumlah orang baru datang hanya untuk mengetahui mekanisme pendaftarannya saja.

"Hari ini belum (ada yang mendaftar). TadI ada perwakilan balon datang itu masih pada ta'aruf, Mereka menanyakan apakah benar PKB buka penjaringan, kemudian persyaratannya dan berkas-berkas apa saja yang harus disiapkan," katanya.

Dalam proses penjaringan ini, DPC PKB Tangsel akan berkoordinasi dengan tingkat DPW Provinsi Banten dan DPP pusat.

"Selesai waktu penjaringan selesai kita akan serahkan ke DPW langsung," tutupnya.

Sebelumnya, dua partai lain yakni PDI-P dan PSI telah membuka penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Tangsel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X