Kompas.com - 03/10/2019, 17:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai penetapan pimpinan DPRD DKI Jakarta, lantai 3, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019). KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seusai penetapan pimpinan DPRD DKI Jakarta, lantai 3, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan batal melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk menghadiri pertemuan Global C40 Mayors’ Summit di Kopenhagen, Denmark, pada 10-12 Oktober 2019 mendatang.

Rencana kunjungan kerja itu batal karena situasi di Ibu Kota saat kini masih kurang kondusif.

"Oh enggak (jadi berangkat) dengan situasi Jakarta seperti ini. Melihat perkembangan hari ini, dengan keamanan masih belum dengan baik. Jadi saya memilih untuk tidak berangkat," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2019).

Global C40 Mayors Summit di Kopenhagen, Denmark, merupakan pertemuan pimpinan kota-kota dunia membahas mengenai isu lingkungan hidup.

Menurut Anies, Jakarta perlu hadir untuk menyampaikan program-program yang dilakukan Pemprov DKI sebagai bagian dari masyarakat dunia. Sebab dunia melihat Jakarta kritis kualitas udara.

Baca juga: Anies Berencana ke Denmark pada Oktober, Hadiri Forum Bahas Kualitas Udara

"Jadi sesungguhnya ada pertemuan C40 Summit di Kopenhagen. Dan Jakarta perlu hadir menyampaikan program dari masyarakat dunia. Ada masalah tantangan lingkungan dan lain-lain," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, sejumlah aksi demo telah berlangsung di Jakarta selama beberapa hari berturut-turut. Demo tersebut mulanya dibuat oleh para mahasiswa dari berbagai universitas. Sejumlah aksi berakhir dengan kericuhan antara demonstran dengan polisi.

Demo tersebut menyuarakan penolakan terhadap revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Massa juga menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Berisi 4 Orang di Cilodong Depok

Megapolitan
Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Megapolitan
Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.