Warga Setu, Tangsel, yang Terdampak Kemarau Dapat Bantuan Air Bersih

Kompas.com - 09/10/2019, 19:06 WIB
Musim kemarau berkepanjangan hingga berdampak kekeringan membuat warga Koceak Rt 06/002, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan mengalami krisis air bersih. Warga pun rela mengantri untuk mendapatkan air bersih yang disalurkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIMusim kemarau berkepanjangan hingga berdampak kekeringan membuat warga Koceak Rt 06/002, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan mengalami krisis air bersih. Warga pun rela mengantri untuk mendapatkan air bersih yang disalurkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), Rabu (9/10/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Warga Koceak, RT06/002, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan telah mendapat air bersih yang disalurkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), Rabu (9/10/2019).

Bantuan tersebut rencananya akan diberikan secara rutin selama warga mengalami kekeringan.

"Kalau kami air minumnya tersedia kami akan mengirimkan secara rutin. Karena kami kan belum memiliki sumber daya air yang banyak untuk bisa di suplai masyarakat. Nanti kami lihat apakah setiap hari atau setiap minggu," kata Direktur Utama PITS Dudung E Diredja di lokasi.

Menurut Dudung, saat ini sedang direncanakan membangun instalasi pengolahan air dari Kali Cisadane dengan kapasitas 1000 liter per detik.

Baca juga: Kekeringan di Tangsel, Warga Antre Bantuan Air Bersih

Dengan kapasitas tersebut pihaknya dapat melayani 100 ribu sambungan air baru ke rumah warga yang ada di Tangerang Selatan.

“Ya sementara ini masih dilakukan studi kelayakan dulu. Saya yakin jika proses instalasi dilakukan mampu mengatasi keluhan krisis air bersih,” kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Megapolitan
Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X