Pemkab Kepulauan Seribu Bangun Jembatan Panah Asmara di Pulau Tidung

Kompas.com - 21/10/2019, 16:58 WIB
Desain Jembatan Panah Asmara yang sedang di bangun di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Dok. Kominfotik Kepulauan SeribuDesain Jembatan Panah Asmara yang sedang di bangun di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu membangun jembatan baru dengan desain unik di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Tengah.

"Saat ini para pekerja sedang melakukan pemasangan pondasi jembatan," kata Kasudin SDA Kepulauan Seribu Mustajab dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/10/2019).

Berdasarkan gambar yang diterima Kompas.com, jembatan ini berbentuk melengkung. Kedua ujungnya berada di bibir pantai Pulau Tidung.

Di tengah jembatan dibangun bagian berbentuk segitiga yang menyerupai ujung anak panah.

Bagian badan jembatan dibangun dari kayu yang berwarna cokelat terang.

Karena bentuknya yang menyerupai panah, Sudin SDA memberi nama Jembatan Panah Asmara.

Proses Pembangunan Jembatan Panah Asmara di Pulau Tidung, Kepulauan SeribuDok. Kominfotik Kepulauan Seribu Proses Pembangunan Jembatan Panah Asmara di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu

Mustajab mengatakan, lokasi dari jembatan itu berdekatan dengan Taman Menunggu Sunset dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Tidung Ceria.

Panjang jembatan ini mencapai 60 meter dan terhubung dengan jalan lingkar yang juga dibangun tahun ini.

"Taget pembangunan selesai pada 15 Desember mendatang. Diharapkan ikon baru Jembatan Panah Asmara bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Tidung," jelas Mustajab.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Megapolitan
Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Megapolitan
Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Megapolitan
Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Megapolitan
BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X