Empat Orang Panjat Patung Bundaran HI untuk Pasang Spanduk, Abaikan Satpol PP yang Suruh Turun

Kompas.com - 23/10/2019, 11:18 WIB
Empat orang membentangkan spanduk atau kain rentang di ujung patung Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada pukul 09.00 WIB, Rabu (23/10/2019). TribunJakarta.com/Muhammad Rizki HidayatEmpat orang membentangkan spanduk atau kain rentang di ujung patung Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada pukul 09.00 WIB, Rabu (23/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat orang memanjat Monumen Selamat Datang atau patung Bundaran Hotel Indonesia pada Rabu (23/10/2019).

Mereka membentangkan spanduk kuning bertuliskan 'Orang Baik Pilih Energi Baik" di atas patung itu.

Satpol PP dan polisi yang ada di lokasi berkali-kali mengimbau mereka untuk turun.

"Kami akan upaya paksa. Kami sudah imbau. Kami kalau tidak bisa, paralel dengan polisi," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Menteng, Agata Bayu saat diwawancarai wartawan, di sekitaran Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Rabu.

Jika empat orang tersebut enggan turun, pihak Satpol PP dan kepolisian bakal menggunakan alat penyiram tanaman untuk menyiram mereka.

"Nanti akan pakai alat dari Dinas Pertamanan. Mereka tidak ada izin. Ini white area. Dalam segi menyampaikan pendapatan juga tidak boleh," ucapnya.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada pukul 10.26 WIB, keempat orang tersebut tak peduli terhadap imbauan polisi.

Mereka tetap membentangkan spanduk kuning tersebut. Tulisan dalam spanduk tersebut menghadap ke arah Jalan MH Thamrin.

Sementara, spanduk kuning yang menghadap ke arah Jalan Jenderal Sudirman bertuliskan 'Lawan Perusakan Hutan #ReformasiDikorupsi Greenpeace'. (MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Diimbau untuk Turun, Empat Orang Pemanjat Patung Bundaran HI Tetap Bertengger".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Megapolitan
Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Megapolitan
Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X