Pesan Singkat WNA Thailand Ungkap Keterlibatan 4 Pengedar Ganja

Kompas.com - 31/10/2019, 18:05 WIB
Satnarkoba Polres Tangerang Selatan menangkap empat pengedar ganja berisinial DAS (23), H (25),  HR (25) dan MS (25) ditangkap di sebuah kontrakan Jalan Cendana, Cinere, Depok. KOMPAS.com/MUHAMMAD ISA BUSTOMISatnarkoba Polres Tangerang Selatan menangkap empat pengedar ganja berisinial DAS (23), H (25), HR (25) dan MS (25) ditangkap di sebuah kontrakan Jalan Cendana, Cinere, Depok.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Satnarkoba Polres Tangerang Selatan menangkap empat pengedar ganja berinisial DAS (23), H (25), HR (25), dan MS (25) di sebuah kontrakan di Jalan Cendana, Cinere, Depok.

Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan AKP Edy Suprayitno mengatakan, penangkapan itu berdasarkan hasil pengembangan terhadap Chencira, wanita asal Thailand yang menyembunyikan sabu di dalam kemaluannya.

Chencira ditangkap di salah satu hotel di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Dari ponselnya, polisi mendapat informasi bahwa Chencira sempat menyuplai narkoba jenis ganja ke empat pelaku tersebut.

"Dari pesan singkat yang ada di pelaku WNA itu langsung kita tangkap empat tersangka di kontrakan. Pada saat ditangkap semuanya ada di satu tempat itu," kata Edy di Polres Tangsel, Kamis (31/10/2019).

Menurut Edy, keempat orang tersebut mendapatkan ganja seberat 1,4 kilogram itu dari pengedar asal Thailand.

Baca juga: Kronologi Wanita Thailand Selundupkan Sabu-sabu Dalam Kemaluan

Biasanya, mereka menghubungi seseorang asal Thailand yang berada di Indonesia untuk mendapatkan ganja.

"Dapatnya ganjanya ya dari pelaku orang Thailand yang ada di Indonesia yang masih DPO. Mereka tidak bisa bahasa Thailand semua. Rencananya itu akan diedarkan di Jakarta dan sekitarnya," katanya.

Berdasarkan penangkapan empat pelaku, polisi mengamankan barang bukti ganja seberat 1,4 kilogram dan handphone.

Kini akibat perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 114 Ayat 2, Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Revitalisasi Monas, Timbulkan Polemik tapi Tetap Jalan Terus...

Revitalisasi Monas, Timbulkan Polemik tapi Tetap Jalan Terus...

Megapolitan
Kantor DPD Golkar Kota Bekasi Masuk Situs Jual Beli Online, Ini Kata Penjual

Kantor DPD Golkar Kota Bekasi Masuk Situs Jual Beli Online, Ini Kata Penjual

Megapolitan
Pria yang Tepergok Culik Anak 14 Bulan di Cipayung Diduga Hipnotis Anggota Keluarga

Pria yang Tepergok Culik Anak 14 Bulan di Cipayung Diduga Hipnotis Anggota Keluarga

Megapolitan
PTUN Batalkan SK Pencabutan Izin Reklamasi Pulau F, Anies Ajukan Banding

PTUN Batalkan SK Pencabutan Izin Reklamasi Pulau F, Anies Ajukan Banding

Megapolitan
Perempuan yang Mau Bunuh Diri di JPO Sudah Dipulangkan ke Keluarga

Perempuan yang Mau Bunuh Diri di JPO Sudah Dipulangkan ke Keluarga

Megapolitan
Warga Pamulang Permai Digigit Ular Saat Banjir

Warga Pamulang Permai Digigit Ular Saat Banjir

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Hentikan Proyek Revitalisasi Monas, DPRD Sebut Wajar

Pemprov DKI Diminta Hentikan Proyek Revitalisasi Monas, DPRD Sebut Wajar

Megapolitan
Ingin Sterilisasi Kucing Gratis? Begini Syarat Pendaftarannya

Ingin Sterilisasi Kucing Gratis? Begini Syarat Pendaftarannya

Megapolitan
Seorang Pria Tepergok Culik Anak Usia 14 Bulan di Cipayung, Pelaku Dikeroyok Warga

Seorang Pria Tepergok Culik Anak Usia 14 Bulan di Cipayung, Pelaku Dikeroyok Warga

Megapolitan
Polisi Ungkap Kesulitan Tangkap Pelaku Masturbasi di Bawah JPO Ahmad Yani Bekasi

Polisi Ungkap Kesulitan Tangkap Pelaku Masturbasi di Bawah JPO Ahmad Yani Bekasi

Megapolitan
Gelar Rapimgab, DPRD Minta Penjelasan Pemprov DKI Terkait Koordinasi Revitalisasi Monas ke Pemerintah Pusat

Gelar Rapimgab, DPRD Minta Penjelasan Pemprov DKI Terkait Koordinasi Revitalisasi Monas ke Pemerintah Pusat

Megapolitan
Eks Dirut Transjakarta Donny Saragih Dituduh Gelapkan Uang Denda Operasional Rp 1,4 Miliar

Eks Dirut Transjakarta Donny Saragih Dituduh Gelapkan Uang Denda Operasional Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Anak di Bawah Umur Ditemukan di Apartemen Depok, Diduga Terkait Prostitusi Online

Anak di Bawah Umur Ditemukan di Apartemen Depok, Diduga Terkait Prostitusi Online

Megapolitan
Tangkap Ular Sanca Saat Banjir, Jari Warga Pamulang Terluka Kena Gigitan

Tangkap Ular Sanca Saat Banjir, Jari Warga Pamulang Terluka Kena Gigitan

Megapolitan
Kantor DPD Golkar Kota Bekasi Dijual di Situs Jual Beli Online

Kantor DPD Golkar Kota Bekasi Dijual di Situs Jual Beli Online

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X