Kompas.com - 04/11/2019, 15:44 WIB
Trotoar Cikini, Jakarta Pusat, sedang dibenahi dan penuh kabel utilitas yang semrawur, Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVATrotoar Cikini, Jakarta Pusat, sedang dibenahi dan penuh kabel utilitas yang semrawur, Senin (4/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabel-kabel utilitas di trotoar Jalan Cikini Raya, tepatnya di depan hotel Mega Cikini yang mengarah ke Raden Saleh, Jakarta Pusat, terlihat semrawut.

Pada Senin (4/10/2019) siang, kabel-kabel melayang dari satu tiang ke tiang lain secara berantakan.

Kabel juga menumpuk dan dibiarkan tergeletak di atas trotoar yang tengah direvitalisasi. 
Batu-batu yang menjadi fondasi trotoar menimpa kabel yang berantakan itu.

Hal itu membuat pejalan kaki kesulitan melintas.

Baca juga: Pemprov DKI Tetap Potong Kabel Utilitas meski Dilaporkan ke Ombudsman

Rima, salah satu pejalan kaki, khawatir ketika melintas di kawasan itu. Pasalnya, ia harus berjalan di pinggir jalan dan hal itu berisiko bersinggungan dengan sepeda motor.

Rima mengatakan, kabel utilitas yang semrawut itu membuat kawasan Cikini tampak kumuh.

“Ini kayak dibiarkan begitu aja, katanya revitalisasi cuma kabelnya tidak diperbaiki juga tuh,” ujar Rima.

Yuli Fitri, pejalan kaki lain, juga menyatakan terganggu dengan semrawutnya kabel utilitas di kawasan tersebut.

“Ini parah banget, kalau dibilang ganggu si ganggu banget, seharusnya kita bisa jalan di situ tapi malah ke pinggir dulu, ke jalan raya. Kan bahaya,” kata Yuli.

Ia mengatakan, seharusnya pejalan kaki diberikan ruang meski ada proyek revitalisasi. Dengan demikian, minim risiko bahaya bagi pejalan kaki yang melintas.

“Seharusnya kalau ada proyek atau apa kita tetap dikasih tempat untuk jalan biar tidak ganggu-ganggu amat. Risih dilihatnya juga,” kata Yuli.

Yuli berharap kabel-kabel utilitas tersebut segera dibereskan.

“Ini harusnya dibereskan oleh petugasnya ya, jangan setengah-setengah dong kerjanya. Masa tidak dikerjakan seluruhnya,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Rumah di Condet Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Satu Rumah di Condet Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes  Depok: Berasal dari 3 Klaster

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes Depok: Berasal dari 3 Klaster

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

Megapolitan
Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Megapolitan
Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

Megapolitan
Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Megapolitan
Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Megapolitan
2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

Megapolitan
Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.