Jusuf Kalla Sebut 99,9 Persen Masjid di Indonesia Aman dari Paham Radikalisme

Kompas.com - 09/11/2019, 21:08 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla didampingi Direktur National News KG Media, Budiman Tanuredjo (kanan) dan Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho (kedua dari kiri) saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOWakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla didampingi Direktur National News KG Media, Budiman Tanuredjo (kanan) dan Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho (kedua dari kiri) saat mengunjungi kantor redaksi Kompas di Menara Kompas, Jakarta, Senin (21/10/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Indonesia sekaligus Ketua Dewan Masjid Pusat Indonesia, Jusuf Kalla memastikan 99,9 persen masjid dan mushalla di Indonesia aman dari radikalisme.

"Saya katakan tadi, ada hampir satu juta masjid dan mushalla. Tidak mungkin sejuta terpapar, jadi 99,9 persen itu aman," ujar Jusuf Kalla di Pantai Ancol, Sabtu (9/11/2019).

Meski demikian, ia tak menampik ada masjid maupun mushalla yang terpapar radikal. Menurut dia, hanya sebagian kecil masjid dan mushalla yang terpapar.

Baca juga: Masjid Apung Pertama di Jakarta Segera Dibangun di Pantai Ancol

"Mungkin ada satu hingga dua orang atau empat orang yang bicara radikal," kata Jusuf.

Ia mengatakan, upaya dewan pengurus masjid dalam mencegah terpaparnya paham radikalisme di masjid maupun mushalla bisa dengan memperbaiki cara orang yang ditugaskan berdakwah. Misalnya dengan menyiapkan dai-dai terbaik.

"Bisa juga siapkan dai dai yang modern dan punya pemahaman agama yang cukup," tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X