Pemkot Tangsel Janji Tingkatkan Pelayanan Jika PNS Dapat Tambahan Libur di Hari Jumat

Kompas.com - 04/12/2019, 16:49 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangsel Apendi mengatakan akan memberikan sanksi kepada Aperatur Sipil Negara (ASN) yang memberikan dukungan terhadap calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan dalam Pilkada Tangsel 2020, mendatang.  Hal tersebut dikatakan Apendi saat ditemui di Pemkot Tangsel pada Senin (4/11/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIKepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangsel Apendi mengatakan akan memberikan sanksi kepada Aperatur Sipil Negara (ASN) yang memberikan dukungan terhadap calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan dalam Pilkada Tangsel 2020, mendatang. Hal tersebut dikatakan Apendi saat ditemui di Pemkot Tangsel pada Senin (4/11/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan setuju dengan wacana tentang skema kerja bagi Pegawai Negeri Sipil ( PNS) yang mendapat tambahan libur pada hari Jumat.

Jika rencana tersebut terealisasikan, Pemkot Tangsel akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mengingat waktu kerja jadi terpangkas.

"Kalau tugas kita itu di daerah kan pelayanan. Bagaimana pelayanan ke masyarakat dilakukan dengan baik meski tidak ada Sabtu tidak ada Minggu saat ini," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelantikan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi saat dihubungi, Rabu (4/12/2019).

Menurut Apendi, pelayanan kepada masyarakat akan ditingkatkan bukan saja di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan, tapi juga di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Itu dilakukan untuk mengantisipasi jika jumlah libur ditambah yang membuat jam kerja menjadi berkurang.

"Saya jadi camat itu 24 jam tidak ada itu libur. Tapi saya tidak tahu kalau daerah, tidak tahu kalau di tempat lain. Yang penting bagi saya pelayanan. Saat ini pemerintah daerah itu sudah maksimal sampai malam," ucap dia.

Baca juga: Pemkot Tangsel Akan Manut jika PNS Resmi Dapat Tambahan Libur di Hari Jumat

Sebelumnya, Komisi Aperatur Sipil Negara (KASN) sedang mengkaji soal jam kerja bagi PNS sehingga dimungkinkan untuk mendapatkan penambahan libur menjadi Jumat, Sabtu dan Minggu.

Wacana tersebut dibahas dalam kegiatan Kickoff Meeting Pilot Project Manajemen Kinerja PNS di KemenPAN RB pada Selasa (3/12/2019) kemarin.

Saat ini sedang disiapkan mengenai konsep Flexible Working Arrangement (FWA) yang nantinya PNS bisa melakukan pekerjaan dengan tempat, waktu, dan cara kerja yang fleksibel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X