Tuntut Ganti Rugi Kerusakan Rumah, Warga Ancam Blokir Jalan Akses Proyek Tol Becakayu

Kompas.com - 05/12/2019, 21:35 WIB
Jalan Inspeksi Tarum Barat, yang berada di antara lokasi proyek Tol Becakayu dan permukiman warga RW 011, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (5/12/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIJalan Inspeksi Tarum Barat, yang berada di antara lokasi proyek Tol Becakayu dan permukiman warga RW 011, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Kamis (5/12/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga RW 011, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, berencana memblokir Jalan Inspeksi Tarum Barat jika pelaksana proyek Tol Becakayu tidak mengganti rugi penderitaan warga akibat proyek tersebut.

Adapun jalan itu terletak di antara lokasi proyek dan permukiman warga RW 011. Tiap harinya, jalan itu digunakan untuk lalu lalang warga dan aktifitas proyek.

Ketua RT 05, Komarudin mengatakan, sejak 2016, warganya kerap dilanda penderitaan imbas proyek tersebut. Mulai dari banjir hingga rusaknya rumah.

Beberapa kali pertemuan dengan pihak kontraktor pun sudah terjadi. Namun, hasil nihil, warga masih menderita, tak ada penyelesaian konkret dari pihak kontraktor.

Klimaksnya, saat banjir kembali melanda wilayah tersebut saat hujan deras pada Rabu (4/12/2019) kemarin malam. Warga geram dan mengancam akan memblokir Jalan Inspeksi Tarum Barat.

Baca juga: Selain Banjir, Rumah Warga Cipinang Melayu Juga Rusak Akibat Proyek Tol Becakayu

"Kita pokoknya bakal tutup tuh palang Jalan Inspeksi Tarum Barat kalau kita warga tidak diberi ganti rugi," kata Komarudin di lokasi, Kamis (5/12/2019).

Komarudin menjelaskan, pada Jumat (6/12/2019), pihaknya akan bertemu dengan pihak kontraktor untuk membahas permasalahan tersebut.

Warga pun memberi tenggat waktu hingga besok untuk kontraktor melakukan upaya menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Besok kita ada pertemuan, intinya besok kita bakal tanya, apa yang mau mereka buat untuk selesai masalah, kerugian warga semua. Kalau tidak ada penyelesaiannya sampai besok, besok tidak ada aksi juga. Kita bakal blokir jalan itu," ujar Komarudin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

Megapolitan
Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Megapolitan
Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

Megapolitan
Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Megapolitan
Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Megapolitan
Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Megapolitan
Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Megapolitan
HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

HeliCity, Layanan Taksi Helikopter Terbang Menuju Bandara Soekarno-Hatta atau Sebaliknya

Megapolitan
2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

2 Bantuan Biaya Kuliah Sedang Dibuka bagi Warga Jakarta, Ini Beda KIP dan KJMU

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X