Setelah 5 Jam Mencari, Petugas Damkar Gagal Tangkap Ular Kobra yang Resahkan Warga Ciracas

Kompas.com - 06/12/2019, 12:00 WIB
Petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan seekor ular kobra saat di Taman Kedoya Permai, Blok C, Kebon Jeruk pada Sabtu (1/12/2018). Dok. UPK Badan Air Lingkungan Hidup DKI Jakarta Petugas Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan seekor ular kobra saat di Taman Kedoya Permai, Blok C, Kebon Jeruk pada Sabtu (1/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Para petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur gagal menangkap seekor ular kobra di permukiman warga di Jalan Raya Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (5/12/2019) malam.

Kepala Seksi Operasional Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, petugas mendapat laporan tentang adanya ular kobra dari warga setempat pada sekitar pukul 17.40 WIB kemarin.

Keberadaan ular itu meresahkan warga setempat karena kobra sangat berbisa.

Baca juga: Teror Anakan Kobra di Wonosari, Warga Ketakutan, Satu Keluarga Terpaksa Mengungsi

Sejumlah petugas pun diterjunkan untuk menangkap ular tersebut.

"Evakuasi ular kobra tadi jam 17.40 anggota sudah di TKP," kata Gatot pada Kamis malam.

Namun, setelah lima jam berupaya , ular tersebut tidak ditemukan petugas. Ular diduga berpindah tempat di semak-semak atau pepohonam di lokasi itu.

"Semalam ularnya sempat ketemu, tapi hilang lagi, sulit menangkapnya," kata Gatot, Jumat pagi ini.

Pada sekitar pukul 22.00 WIB Kamis malam, proses pencarian diakhiri. Petugas akan kembali ke lokasi jika ada laporan lagi dari warga setempat soal keberadaan ular tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Megapolitan
Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Megapolitan
Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Megapolitan
Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Megapolitan
BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

Megapolitan
Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Megapolitan
BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

Megapolitan
Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Megapolitan
Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X