Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Kompas.com - 08/12/2019, 11:07 WIB
Suasana Rapat Pembahasan Rancangan APBD Dinas Gulkarmat dengan Anggota Komisi A DPRD di Kantor DPRD, Sabtu (8/12/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVASuasana Rapat Pembahasan Rancangan APBD Dinas Gulkarmat dengan Anggota Komisi A DPRD di Kantor DPRD, Sabtu (8/12/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rancangan aggaran kegiatan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 akhirnya disahkan dengan total anggaran Rp 1,2 triliun.

Anggaran itu disahkan oleh sekitar sebelas dari enam belas total anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A saat rapat rancangan pembahasan anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu (7/12/2019) malam.

“Baik, saya bacakan anggaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 1,2 triliun,” ujar Ketua Komisi A Mujiyono dalam rapat, Sabtu.

Baca juga: Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Pengesahan itu setelah pembahasan kegiatan berlangsung alot. Sebab, sejumlah anggaran Gulkarmat terlihat fantastis.

Hanya satu anggota fraksi PSI, yakni August Hamonangan yang tidak menyetujui kegiatan tersebut.

Alasannya, anggota Fraksi PSI menilai kegiatan Dinas Gulkarmat itu belum menjadi prioritas bagi masyarakat.

Menurut dia, lebih penting anggaran tersebut dialihkan untuk penyediaan mobil damkar tambahan maupun kegiatan-kegiatan wilayah lainnya.

Namun, sebagian besar anggota dewan setuju dengan adanya kegiatan tersebut.

Alasan setuju menurut dewan, kegiatan itu diperlukan demi kenyamanan masyarakat untuk mengatasi terjadinya kebakaran, mulai dari kapal untuk memadamkan api di laut hingga penyediaan air menggunakan mobile high pumpers yang dibutuhkan Damkar jika nantinya menanggulangi bencana kebakaran.

Oleh karena itu, diputuskan bahwa seluruh kegiatan itu disahkan dalam waktu kurang lebih dua jam dengan catatan ada beberapa kegiatan yang dihold lantaran tidak disetujui oleh anggota komisi A fraksi PSI.

“Anggaran di sahkan dengan catatan kegiatan penyediaan fire rescue board, fire rescue truck, mobil high volume pumpers, penyediaan unit submersible pump with flood module tidak disetujui oleh anggota August Hamonangan dari fraksi PSI,” ucap Mujiyono.

Baca juga: Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Adapun empat anggaran fantastis dari kegiatan Dinas Gulkarmat itu yakni fire rescue board dengan anggaran sekitar Rp 44 miliar, rescue truck dengan robot pemadam sebesar Rp 45 miliar, mobil high volume pumpers sebesar Rp 29 miliar, penyediaan unit submersible pump with flood module sebesar Rp 15 miliar.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Megapolitan
Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

Megapolitan
Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Megapolitan
Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

Megapolitan
Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

Megapolitan
Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

Megapolitan
PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

Megapolitan
Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Megapolitan
Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X