Ini 6 Cara Cegah Kobra Masuk Rumah

Kompas.com - 22/12/2019, 11:27 WIB
Ilustrasi ular kobra shutterstockIlustrasi ular kobra

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang memberikan tips kepada masyarakat untuk mencegah kobra masuk dan mendekati tempat tinggal warga.

“Caranya, tidak ada lagi selain menjaga kebersihan rumah. Hal-hal itu yang saat ini kami gencar sosialisasikan ke masyarakat,” kata Kepala Dinkes Kota Tangerang, Liza Puspadewi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/12/2019)

Kata Liza, ada enam cara mencegah ular masuk rumah.

Pertama, menjaga kebersihan rumah, karena rumah kotor dan berantakan menjadi tempat favorit bagi ular.

Kedua, jangan menumpuk barang seperti kardus yang tak terpakai dan sampah organik dari pepohonan di pekarangan.

Baca juga: Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Bertemu Ular Kobra

Hal ini bisa membuat keadaan rumah menjadi lembab dan disenangi oleh ular.

Ketiga, pastikan tidak ada tikus di rumah dan membersihkan makanan yang berpotensi menjadi makanan tikus. Sebab, kata dia, tikus salah satu makanan dari ular sendiri.

Keempat, jangan biarkan sampah menumpuk. Jika menumpuk di rumah, mungkin ular akan mengira bahwa rumah itu tidak berpenghuni.

“Kelima, buat pagar khusus, atau saringan saluran air yang bisa menghalangi akses masuk ular," jelas dia.

Sedangkan, untuk yang terakhir bersifat imbauan agar masyarakat saat menemukan ular berbisa, jangan pernah coba-coba melawannya sendirian dan cepat memanggil tenaga profesional yang ahli.

Baca juga: 6 Kasus Penemuan Ular Kobra, Ada di Balik Karpet Masjid hingga Muncul dari Saluran Air Kamar Mandi

Liza juga menjelaskan, RSUD Kota Tangerang sudah menyiapkan serum jika ada masyarakat yang terkena gigitan ular dan memberikan pertolongan pertama.

"Persediaan serum ada di RSUD Kota, bagi yang terkena gigitan ular bisa langsung ke RSUD Kota untuk mendapatkan serumnya," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Megapolitan
Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Tawuran di Manggarai yang Berulang Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Polisi Akan Gelar Perkara Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

4.284 Pasien Covid-19 Tersebar di Semua Kecamatan di Depok, Ini Rinciannya

Megapolitan
4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

4 Fakta Penangkapan Komplotan Pemalsu Surat Tes Covid-19

Megapolitan
Ragam Hukuman 'Nyeleneh' bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Ragam Hukuman "Nyeleneh" bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Update: 34 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi 11 Bulan

Megapolitan
5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

5 Fakta Terbaru Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182, Diperpanjang 3 Hari hingga 34 Korban Teridentifikasi

Megapolitan
Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Pengelola Gedung Tidak Kantongi Izin, Resepsi Pernikahan di Koja Dibubarkan

Megapolitan
Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Update Kondisi Pandemi di Jakarta: Antre di RS Rujukan hingga Prosedur Isolasi Mandiri

Megapolitan
Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Kesulitan TPU Jombang Kelola Limbah APD, Tak Diperhatikan Pemkot hingga Dibakar Mandiri

Megapolitan
Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Hingga Akhir Bulan Ini, Ada Uji Emisi Gratis di Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jakbar

Megapolitan
Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Dihukum Berdoa di Makam Jenazah Pasien Covid-19, Warga: Mendingan Disuruh Push Up!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X