Cek Kesiapan Angkutan Mudik Natal dan Tahun Baru, 12 Sopir Bus Jalani Tes Urine

Kompas.com - 23/12/2019, 23:55 WIB
Kapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi di Polresta Tangerang, Jumat (20/12/2019) Dok. Humas Polres Kota TangerangKapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi di Polresta Tangerang, Jumat (20/12/2019)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebanyak 12 Sopir bus angkutan Natal dan Tahun Baru, menjalani pemeriksaan urine di Pool Bus Rosalia Indah, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (23/12/2019).

Kapolresta Tangerang, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pemeriksaan tes urine dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan karena sopir terpengaruh narkoba atau minuman keras.

Baca juga: Mudik Natal dan Tahun Baru, 70.000 Kendaraan Diprediksi Belum Tinggalkan Jakarta

"Ini untuk memastikan sopir tidak dalam pengaruh minuman keras dan narkoba," kata dia di Tangerang, Senin (23/12/2019).

Ade menuturkan, salah satu faktor penyebab kecelakaan yakni kondisi sopir yang tidak prima atau di bawah pengaruh minuman keras ataupun narkoba.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan para sopir terindikasi mengonsumsi obat-obatan terlarang, narkotika atau minuman keras.

"Hasil dari pemeriksaan semuanya negatif," ucap Ade.

Baca juga: Arus Mudik Natal dan Tahun Baru Tinggi, Permintaan Pertamax Turbo Naik 46 Persen

Ade mengimbau, kepada para sopir cukup beristirahat dan jangan pernah mengonsumsi minuman keras, narkoba, atau asupan lain yang dapat mengganggu konsentrasi dan kesehatan berkendara.

"Bila memang merasa sangat lelah atau mengantuk, lebih baik sopir beristirahat," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X