Kompas.com - 27/12/2019, 12:36 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi saat meresmikan Taman Bacaan Masyarakat Insan Cerdas Ceria di Jl. Haji Jaani, Kebon Jeruk, Jumat (27/12/2019) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARWali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi saat meresmikan Taman Bacaan Masyarakat Insan Cerdas Ceria di Jl. Haji Jaani, Kebon Jeruk, Jumat (27/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi akan segera menjamin perbaikan terhadap kanopi yang roboh di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 10 dan 12, Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Rustam menjamin kanopi akan diperbaiki secepatnya oleh Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, sebelum masuk sekolah tahun depan.

"Sekarang yang penting yang ambruk kita perbaiki," ucap Rustam di Jl. Haji Ja'ani, Kebon Jeruk, Jumat (27/12/2019).

Namun hingga kini Rustam belum mengetahui penyebab ambruknya kanopi di sekolah itu.

Dirinya masih menunggu hasil peninjauan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat terkait penyebab rubuhnya kanopi sekolah.

"Soal kenapa penyebabnya kita lihat dulu, kita teliti itu tahun 2018 kan dibangunnya, kemarin anggota DPRD sudah tinjau ke sana," kata Rustam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kasus Sekolah Ambruk, Polda Jatim Geledah Kantor Disdik di Pasuruan

Untuk menjamin kelancaran kegiatan belajar dan mengajar, Rustam mengatakan pembangunan kanopi segera dikerjakan.

Meskipun Rustam masih belum dapat memastikan kapan pengerjaan pembangunan kanopi akan dilakukan.

"Kita penanganan darurat dulu, kita bersihkan dulu, kita angkat dulu bekas kanopinya, nanti pihak suku dinas pendidikan yang akan segera perbaiki," terang Rustam.

Sebelumnya, pada Rabu (25/12/2019) sore, kanopi di gedung SDN 12 Jakarta Barat ambruk. Kanopi tersebut terlihat ringsek.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, sebab sedang musim liburan.

Pada Jumat siang, beberapa anggota DPRD DKI Jakarta dari komisi E akan meninjau SDN 12 Jakarta Barat.

Anggota Komisi E rencananya akan hadir pukul 13.30 WIB guna mencari tahu penyebab dan peninjauan kondisi terkini sekolah.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat 'Live' di TikTok hingga Jawaban Polisi

Munculnya Dugaan Pembunuhan dalam Kasus Pria Gantung Diri Saat "Live" di TikTok hingga Jawaban Polisi

Megapolitan
Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Tambah 19 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 217 Pasien Dirawat

Megapolitan
Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Asap Tebal Mengepul di Area TPU Pondok Kelapa, Berasal dari Pembakaran Sampah

Megapolitan
Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.