Kompas.com - 03/01/2020, 14:10 WIB
Pemprov DKI Jakarta sediakan pelayanan evakuasi dan shelter bagi hewan peliharaan yang terdampak banjir instagram : @dkpkp.jakartaPemprov DKI Jakarta sediakan pelayanan evakuasi dan shelter bagi hewan peliharaan yang terdampak banjir
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Banjir di beberapa wilayah di Jabodetabek membuat warga harus waspada dengan kesehatan, termasuk kesehatan binatang peliharaan.

Salah satu jenis binatang peliharaan yaitu anjing rupanya rentan terkena penyakit dalam kondisi banjir seperti ini.

Hal tersebut dikatakan pendiri Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Karin saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/1/2020).

"Biasanya sih diare. Tapi tergantung anjingnya juga. Kalau dia dipelihara dengan baik sih seharusnya oke tapi kan ada juga yang punya anjing dia tidak vaksin dan dipelihara kurang baik," kata Karin.

Baca juga: Pemprov DKI Buka Layanan Evakuasi dan Shelter untuk Hewan Peliharaan Terdampak Banjir

Selain itu, anjing juga dengan mudah terkena penyakit dari air banjir yang tercampur dengan urine tikus atau Leptospirosis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut sangat membahayakan kesehatan hewan bahkan pemiliknya.

"Walaupun anjing dipelihara dengan baik, tetap harus waspada. Pastikan anjingnya dalam daya tahan tubuh tinggi, kuat jadi harus makan yang baik dan vitamin," kata dia.

Terkait tindak evakuasi, JAAN mengaku belum melakukan tindakan evakuasi dua hari terakhir karena terkendala akses banjir.

Baca juga: Warga yang Terkena Banjir Bisa Titipkan Hewan Peliharaan ke Animal Defenders

 

Pihaknya saat itu belum mempunyai perahu untuk melewati kawasan banjir guna menyelamatkan hewan.

Namun saat ini pihaknya sudah siap karena telah memiliki perahu.

"Iya kita sudah siap sekarang. Karena kita sudah beli perahu untuk bawa hewan saat evakuasi," kata Karin.

"Kita di sini kan juga ada tim dokter juga, jadi bisa dilakukan perawatan hewan. Jadi bagaimana caranya supaya mereka (hewan) sehat," tambahnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 di Jakarta Terkendali, Pasien di RS Wisma Atlet Sisa 309 Orang

Covid-19 di Jakarta Terkendali, Pasien di RS Wisma Atlet Sisa 309 Orang

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Haris Azhar dan Fatia Kontras Terkait Laporan Luhut

Polda Metro Jaya Bakal Panggil Haris Azhar dan Fatia Kontras Terkait Laporan Luhut

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Diwarnai Aksi Saling Dorong, Massa Diminta Tenang

Demo di Depan Gedung KPK Diwarnai Aksi Saling Dorong, Massa Diminta Tenang

Megapolitan
Polres Depok Siapkan 158 Gerai Vaksinasi Covid-19 hingga 1 Oktober, Ini Daftarnya

Polres Depok Siapkan 158 Gerai Vaksinasi Covid-19 hingga 1 Oktober, Ini Daftarnya

Megapolitan
Diduga Cabuli Anak Kandung, Seorang Ayah di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Diduga Cabuli Anak Kandung, Seorang Ayah di Bekasi Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Fraksi Gerindra Pastikan Tak Hadiri Paripurna Interpelasi Formula E

Fraksi Gerindra Pastikan Tak Hadiri Paripurna Interpelasi Formula E

Megapolitan
Polisi: Ibu dan Anak yang Ditemukan Tewas di Rumah di Depok Diduga Keracunan

Polisi: Ibu dan Anak yang Ditemukan Tewas di Rumah di Depok Diduga Keracunan

Megapolitan
Dua Orang yang Ditemukan Tewas di Sebuah Rumah di Depok Ternyata Ibu dan Anak

Dua Orang yang Ditemukan Tewas di Sebuah Rumah di Depok Ternyata Ibu dan Anak

Megapolitan
Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Kuasa Hukum: Beliau Pesan Tak Boleh Ada Intervensi

Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Kuasa Hukum: Beliau Pesan Tak Boleh Ada Intervensi

Megapolitan
PKS Sebut Agenda Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Tak Sesuai Prosedur

PKS Sebut Agenda Rapat Paripurna Interpelasi Formula E Tak Sesuai Prosedur

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar karena Diprotes Pesepeda, Kini Diganti Speed Trap

Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar karena Diprotes Pesepeda, Kini Diganti Speed Trap

Megapolitan
Pemkot Jakpus Temukan Banyak Sampah Saat Keruk Kali Sentiong, Diduga Biang Kerok Banjir di Johar Baru

Pemkot Jakpus Temukan Banyak Sampah Saat Keruk Kali Sentiong, Diduga Biang Kerok Banjir di Johar Baru

Megapolitan
Kekeh Gugat Haris Azhar dan Fatia Rp 100 M, Luhut: Saya Tak Akan Berhenti Buktikan Saya Benar

Kekeh Gugat Haris Azhar dan Fatia Rp 100 M, Luhut: Saya Tak Akan Berhenti Buktikan Saya Benar

Megapolitan
Bangun Polisi Tidur Setinggi 4 Cm, Warga Pulomas Resah dengan Penjambretan dan Balap Liar

Bangun Polisi Tidur Setinggi 4 Cm, Warga Pulomas Resah dengan Penjambretan dan Balap Liar

Megapolitan
Soal Kemungkinan Mediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Jalani Saja...

Soal Kemungkinan Mediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Jalani Saja...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.