Pencuri Celana Dalam Wanita di Tangsel Ditangkap Warga

Kompas.com - 08/01/2020, 20:40 WIB
Pelaku pencuri celana dalam wanita berinisial WR (27) tertangkap di kawasan Babakan Pocis, Setu, Tangerang Selatan, Selasa (7/1/2020). instagramPelaku pencuri celana dalam wanita berinisial WR (27) tertangkap di kawasan Babakan Pocis, Setu, Tangerang Selatan, Selasa (7/1/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Aksi pencurian celana dalam wanita yang terjadi di wilayah Babakan Pocis, Setu, Tangerang Selatan, Selasa (7/1/2020), viral di media sosial.

Akun instagram @seputartangsel mengunggah foto seorang pria menunjukan sehelai pakaian dalam wanita.

Salah satu warga yang menjadi saksi, Didi mengatakan, pria tersebut diketahui berinisial WR (27).

Dia ditangkap warga setempat setelah tepergok mengambil celana dalam wanita.


"Jadi pas ngambil celana dalam ketauan warga terus dibuang. Ternyata dia ini seperti ada kelainan. Karena pas ambil itu digesekan ke kemaluannya, pas ketahuan dibuang," kata Didi saat ditemui di lokasi.

Menurut Didi, sebelum tertangkap warga, pelaku telah berkeliaran di kawasan tersebut sejak pukul 7.00 WIB.

Didi yang curiga mencoba mengikuti perjalanan pelaku secara diam-diam.

"Awalnya saya lihat ini orang mondar-mandir. Kesasar tapi tidak mau nanya. Saya curiga, saya ikuti," tuturnya.

Pelaku yang sadar diikuti lalu berhenti di rumah warga yang lokasinya tak jauh dari penangkaran ayam.

"Awalnya saya kira dia mau nyolong ayam. Tapi saya liatin, dia sadar terus pura-pura angkat telepon. Karena saya sudah ketahuan, saya pulang ganti baju dan ambil motor," tururnya.

Namun pada saat Didi kembali, pelaku telah menghilang. Tak lama saat melintas di jalan, dia melihat keramaian warga yang telah berkumpul mengelilingi pelaku.

"Ternyata sudah diamankan warga. Awalnya nggak ngaku, setelah kita tanya-tanya pelaku ngaku kalau ambil dalaman wanita," katanya.

Saat itu, kata Didi, para warga memutuskan untuk memanggil keluarganya yang diketahui berada di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

"Akhirnya kakaknya datang. Kita ceritakan semua kejadiannya lalu pelaku kita serahkan. Katanya sih mau dibawa ke Pemalang, kampung halamannya," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X