Kompas.com - 17/01/2020, 14:10 WIB
Polisi memamerkan barang bukti pencurian besi beton Tol Jakarta-Cikampek dalam konferensi pers di Mapolsek Bekasi Kota, Jumat (17/1/2020). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANPolisi memamerkan barang bukti pencurian besi beton Tol Jakarta-Cikampek dalam konferensi pers di Mapolsek Bekasi Kota, Jumat (17/1/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Dower (30) yang dipergoki polisi mencuri besi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu (15/1/2020) rupanya sudah pernah juga tepergok mencuri besi jalan di tol lain, yakni Jalan Tol Becakayu.

Akan tetapi, ia melarikan diri dari kejaran polisi.

"Kejadiannya waktu itu tanggal 31 Desember 2019 di workshop proyek Tol Becakayu di Jalan KH Noer Ali. Waktunya sama (dengan pencurian di Tol Jakarta-Cikampek), sekitar jam 02.00 WIB," sebut Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Helmi Rustawelli dalam konferensi pers, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Pencuri Besi Tol Jakarta-Cikampek Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi Saat Akan Ditangkap

Helmi menuturkan, saat itu Dower beraksi bersama 4 pencuri lain. Dua di antaranya yakni Lala dan OS yang sudah ditangkap polisi.

"Dower, MA, dan BA melarikan diri," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selang dua pekan, Dower, MA, dan BA kembali beraksi, kali ini di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 20, Rabu (15/1/2020) dini hari.

Mereka bertiga mencuri besi beton konstruksi tol bersama 3 kawan lain.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Pencuri Besi di Tol Jakarta-Cikampek yang Menyamar Jadi Pekerja Proyek

Dower dan JE akhirnya diringkus polisi setelah terlibat kejar-kejaran. Sementara 4 kawannya lolos dari kejaran polisi.

Keduanya kini ditahan di Mapolsek Bekasi Kota. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP.

"Diduga kuat mereka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," tutup Helmi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Pak Ogah' Kabur Setelah Motor yang Dibantunya Terobos Rel Tertabrak KRL

"Pak Ogah" Kabur Setelah Motor yang Dibantunya Terobos Rel Tertabrak KRL

Megapolitan
Hasil Swab Antigen Masih Bisa Digunakan Calon Penumpang Kereta Api

Hasil Swab Antigen Masih Bisa Digunakan Calon Penumpang Kereta Api

Megapolitan
Pemprov DKI Ajukan Rencana KUA-PPAS 2022 Sebesar Rp 80,15 Triliun

Pemprov DKI Ajukan Rencana KUA-PPAS 2022 Sebesar Rp 80,15 Triliun

Megapolitan
Dua Pintu Air di Jakarta Berstatus Siaga

Dua Pintu Air di Jakarta Berstatus Siaga

Megapolitan
Pelanggan Indomaret Bisa Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir, Direktur Sebut Sudah Koordinasi dengan Aparat

Pelanggan Indomaret Bisa Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir, Direktur Sebut Sudah Koordinasi dengan Aparat

Megapolitan
Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Megapolitan
3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Megapolitan
Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Megapolitan
Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Megapolitan
Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Megapolitan
KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Megapolitan
Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Megapolitan
Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.