Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kompas.com - 21/01/2020, 22:13 WIB
KA 329 Tawang Jaya anjlok di Perlintasan Pasar Senen, tepatnya di wilayah Pondok Jati, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020). Instagram @jktinfoKA 329 Tawang Jaya anjlok di Perlintasan Pasar Senen, tepatnya di wilayah Pondok Jati, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta Api (KA) 329 Tawang Jaya anjlok di perlintasan KA wilayah Pondok Jati, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020) malam.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, kereta relasi Semarang-Pasar Senen itu anjlok sekitar pukul 20.19 WIB.

"PT KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf atas kendala perjalanan dampak anjlokan pada KA 329 Tawang Jaya relasi Semarang-Pasar Senen di wilayah Pondok Jati pada pukul 20.19 WIB," kata Eva dalam keterangannya, Selasa.


Eva menambahkan, seluruh penumpang telah dievakuasi untuk menuju Stasiun Pondok Jati.

"Saat ini petugas dari PT KAI Daop 1 Jakarta masih melakukan proses penanganan evakuasi," ujar Eva.

Baca juga: Kereta Api Pengangkut Semen Anjlok di Blora, 10 Gerbong Terguling

Akibat kendala tersebut, perjalan kereta api jarak jauh dari dan menuju Pasar Senen tetap bisa beroperasi menggunakan satu lajur.

"Selama proses evakuasi dilakukan maka perjalanan Kereta Jarak Jauh dari dan menuju Stasiun Pasar Senen tetap dapat dilakukan menggunakan satu jalur bergantian namun dengan kondisi tersebut perjalanan akan mengalami kelambatan waktu keberangkatan dan kedatangan," ujar Eva.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X