Damkar Tangsel Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Bintaro yang Resahkan Warga

Kompas.com - 22/01/2020, 13:26 WIB
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengevakuasi sarang tawon vespa yang berada di pohon kawasan Bintaro Sektor 3A, Pondok Aren,  Tangerang Selatan, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiDinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengevakuasi sarang tawon vespa yang berada di pohon kawasan Bintaro Sektor 3A, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (22/1/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mengevakuasi sarang tawon vespa yang berada di pohon kawasan Bintaro Sektor 3A, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (22/1/2020).

Dari pantauan Kompas.com, dengan pakaian khusus, dua petugas pemadam kebakaran mengevakuasi sarang tawon yang berada di ranting pohon.

Mereka menyemprotkan cairan khusus untuk mengurangi serangan dari tawon tersebut.

Evakuasi berlangsung sekitar satu jam sebelum akhirnya sarang tawon dimasukan ke dalam karung yang telah disiapkan.

Baca juga: Warga Berharap Sarang Tawon Vespa di Pohon di Bintaro Segera Disingkirkan

Danru Rescue Bravo Damkar Tangsel, Muhammad Sigit, mengatakan penanganan sarang tawon dilakukan setelah ada laporan masyarakat.

"Kita evakuasi setelah adanya laporan dari masyarakat. Ini teman-teman juga sudah sering melakukan artinya sudah mahir dalam menangani tawon vespa yang sangat berbahaya ini," kata Sigit saat ditemui di lokasi.

Menurut Sigit, penanganan sarang tawon tersebut tidak sembarangan. Karena itu dua petugas yang mengevakuasi harus menggunakan alat pelindung diri.

Baca juga: Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

"Jadi harus menggunakan alat pelindung diri dari sengatan tawon sama cairan khusus pembasmi serangga," katanya.

Dalam evakuasi tersebut, petugas Damkar Tangsel mengaku sempat merasakan kesulitan karena lokasinya yang berdekatan dengan jalan. Petugas khawatir warga yang melintas terkena sengatan.

Namun akhirnya petugas berhasil menangani sarang tawon itu.

"Kesulitannya itu saja karena kita menjaga pengendara takut terkena sengatan tawon itu," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Oknum PNS Diduga Ada di Balik Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Kasudin Bina Marga Dipanggil

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Pemprov DKI Tegaskan Ganjil Genap Tetap Berlaku di Tengah Desakan Penghapusan Aturan

Megapolitan
Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Kembali Telan Korban, Awas Jangan Terobos Palang Pelintasan Kereta Api

Megapolitan
Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Jakarta Darurat Omicron, Masyarakat yang Langgar Aturan Pengetatan Mobilitas Akan Disanksi

Megapolitan
Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Fakta Kuli Cabuli Bocah di Pamulang: Iming-iming Cokelat dan Mengelak Akui Perbuatan

Megapolitan
UPDATE 20 Januari: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

UPDATE 20 Januari: Bertambah 97 Kasus Positif Covid-19, Pasien dalam Perawatan Tambah 81 Orang

Megapolitan
Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Fakta Banjir di Kecamatan Benda, 3 Hari Tak Kunjung Surut Bikin Lebih dari 1.000 KK Jadi Korban

Megapolitan
Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Begini Alur untuk Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19...

Megapolitan
Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Bruder Angelo Tak Mengaku Bersalah, Divonis 14 Tahun Penjara lalu Ajukan Banding

Megapolitan
Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Mengenal Apa Itu Check Sound, Kegiatan yang Digelar Jakpro bersama Musisi di JIS...

Megapolitan
Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki 'Awas Ada Kereta', Dia Enggak Dengar

Mahasiswa UI Tertabrak KRL di Pocin, Petugas: Sudah Diteriaki "Awas Ada Kereta", Dia Enggak Dengar

Megapolitan
Begini Cara Cek Tiket Vaksin 'Booster' lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Begini Cara Cek Tiket Vaksin "Booster" lewat Aplikasi PeduliLindungi...

Megapolitan
UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

UPDATE: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus Angka 1.000

Megapolitan
Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Kala Pedagang Roti Jatuh Bangun Pertahankan Motor dari Serangan Remaja Pelaku Begal

Megapolitan
Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Teka-teki Kasus Suami Bunuh Istrinya Usai Berhubungan Badan di Duren Sawit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.