Muncul Tagar #MisteriPohonMahoni, UPT Monas dan Dinas Silang Pendapat

Kompas.com - 05/02/2020, 19:07 WIB
Area sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang direvitalisasi, kembali ditanami pohon. Foto diambil Selasa (4/2/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIArea sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang direvitalisasi, kembali ditanami pohon. Foto diambil Selasa (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Misteri keberadaan pohon yang dipindahkan dan ditebang karena revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, tak kunjung diketahui.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebutkan pohon itu diletakan di sisi barat dan timur Monas, hingga Kebon Bibit di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Namun kali ini, pihak unit pengelola teknis Monas mengatakan pohon tersebut dibawa ke gudang suku dinas pertamanan dan hutan kota di Pulogadungn.

"Ke Sudin Kehutanan di Pusat. Setahu saya dibawa ke gudang Pulogadung," ujar Kepala Seksi Informasi UPT Monas Irfal Guci saat dihubungi, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Ditanya Keberadaan Pohon Monas yang Ditebang, Sekda DKI: Saya Mana Tahu

Irfal mengakui bahwa ada 191 pohon yang ditebang dan 85 pohon berukuran kecil yang dipindahkan.

Sedangkan pemprov DKI berjanji nantinya akan menanam 303 pohon lagi dengan rincian 198 di sisi barat dan 105 di sisi utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada 303, pohon pule, pohon mahoni, banyak, bungur," kata dia.

Meski demikian, pernyataan Irfal berbeda dengan Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Suzi Marsitawati.

Baca juga: Revitalisasi Monas Tak Harus Tebang Pohon, Ini Penjelasan Arsitek Pemenang Sayembara

Suzi bilang bahwa tidak ada pemindahan pohon ke gudang suku dinas kehutanan di Pulogadung.

"Tidak benar," ucapnya singkat.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Megapolitan
Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Megapolitan
Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Megapolitan
Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Megapolitan
Kejar Herd Immunity, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Vaksinasi Covid-19

Kejar Herd Immunity, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Cerita Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Api Menjalar Perlahan, Narapidana Coba Selamatkan Diri

Cerita Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang: Api Menjalar Perlahan, Narapidana Coba Selamatkan Diri

Megapolitan
Usai Jalani Perawatan di RS, 1 Napi Korban Kebakaran Kembali ke Lapas Tangerang

Usai Jalani Perawatan di RS, 1 Napi Korban Kebakaran Kembali ke Lapas Tangerang

Megapolitan
Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Penggugat Polusi Udara Jakarta: Alasan Pemerintah Tak Masuk Akal, Jangan Sampai Banding Hanya untuk Ego

Megapolitan
TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

TMII Mulai Dibuka untuk Wisata, Baru 2 Wahana yang Beroperasi

Megapolitan
Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Makna Warna Ondel Ondel Laki-laki dan Perempuan

Megapolitan
Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Beda Jokowi dan Anies Sikapi Vonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta

Megapolitan
Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Pemberlakuan Ganjil Genap di Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Bioskop Kembali Buka, Pegawai Senang Bisa Layani Pembelian Tiket Nonton Lagi

Megapolitan
XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

XXI BSD Plaza Kembali Buka, Pengelola: Penonton Antusias Banget

Megapolitan
Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Menanti Hasil Bersolek Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.