Hujan Deras Sejak Semalam, Perumahan Maharta Tangsel Kembali Terendam Banjir

Kompas.com - 25/02/2020, 09:36 WIB
Kawasan Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020) pagi, terendam banjir. Kondisi tersebut terjadi setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras sejak Senin, malam. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKawasan Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020) pagi, terendam banjir. Kondisi tersebut terjadi setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras sejak Senin, malam.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kawasan Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/2/2020) pagi, terendam banjir.

Salah satu warga setempat, Paul Asmat mengatakan, banjir dengan ketinggian 1 meter terjadi setelah hujan deras yang mengguyur perumahannya sejak Senin, malam.

"Air naiknya jam 4 pagi saat ini sudah sekitar satu meteran tingginya. Ini karena hujan deras yang semalam sampai pagi ini nggak berenti-berenti," kata Paul saat ditemui di lokasi, Selasa.

Baca juga: Selasa Pagi, 30 Jalan di Jakarta Timur Terendam Banjir

Menurut Paul, ini merupakan banjir yang kedua kalinya setelah sebelumnya juga pernah terjadi pada awal pergantian tahun 2020.

"Ini kedua kalinya. Pertama pas tahun baru itu juga banjir berhari-hari. Memang air sama seperti awal tahun itu cepat sekali naiknya," ucapnya.

Sementara itu, Paul sendiri masih terus berjaga-jaga tak jauh dari rumahnya untuk memantau ketinggian air yang terus naik hingga saat ini.

"Ini kita lagi mantau saja. Takut-takut hujan nggak berhenti banjir terus naik. Jadi siap-siap buat angkut barang," katanya.

Dari pengamatan Kompas.com, saat ini ketinggian air di Perumahan Maharta telah sampai ke pintu masuk komplek.

Sebagian warga setempat telah mengamankan barang berharga diantaranya kendaraan mobil dan motor yang diparkirkan di pinggir jalan dekat pintu masuk perumahan tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Libur Panjang Akhir Pekan, Belum ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kalideres

Jelang Libur Panjang Akhir Pekan, Belum ada Lonjakan Penumpang di Terminal Kalideres

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah di Pasar Rebo

Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah di Pasar Rebo

Megapolitan
Polisi Imbau Masyarakat Bersepeda Secara Berkelompok untuk Hindari Begal

Polisi Imbau Masyarakat Bersepeda Secara Berkelompok untuk Hindari Begal

Megapolitan
Arus Lalu Lintas Padat, Jasamarga Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek Km 47

Arus Lalu Lintas Padat, Jasamarga Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek Km 47

Megapolitan
Kronologi Wanita Bawa Bensin ke Balai Kota, Ancam Membakar hingga Mengaku Dianiaya Anggota TNI

Kronologi Wanita Bawa Bensin ke Balai Kota, Ancam Membakar hingga Mengaku Dianiaya Anggota TNI

Megapolitan
Main di Pinggir Saluran Air Saat Hujan Deras, Bocah 9 Tahun Tenggelam Terbawa Arus

Main di Pinggir Saluran Air Saat Hujan Deras, Bocah 9 Tahun Tenggelam Terbawa Arus

Megapolitan
Bioskop di Bekasi Dibuka Lagi, Ini Protokol Kesehatannya

Bioskop di Bekasi Dibuka Lagi, Ini Protokol Kesehatannya

Megapolitan
Kronologi Ulah Rasial Guru SMA di Jaktim, Tiba-tiba Ajak Murid Tak Pilih Ketua OSIS Non-Muslim

Kronologi Ulah Rasial Guru SMA di Jaktim, Tiba-tiba Ajak Murid Tak Pilih Ketua OSIS Non-Muslim

Megapolitan
Oknum Guru SMA di Jaktim yang Lakukan Tindakan Rasial Masih Aktif Mengajar

Oknum Guru SMA di Jaktim yang Lakukan Tindakan Rasial Masih Aktif Mengajar

Megapolitan
Mantan Polisi dan Direktur Perusahaan Terlibat Penyelundupan Senjata Api

Mantan Polisi dan Direktur Perusahaan Terlibat Penyelundupan Senjata Api

Megapolitan
Seorang Wanita Bawa Bensin ke Balai Kota DKI, Diduga Hendak Bakar Gedung

Seorang Wanita Bawa Bensin ke Balai Kota DKI, Diduga Hendak Bakar Gedung

Megapolitan
Fahrurrozi Ishaq, Gubernur Tandingan Era Ahok, Wafat karena Covid-19

Fahrurrozi Ishaq, Gubernur Tandingan Era Ahok, Wafat karena Covid-19

Megapolitan
Akun Instagram Kecamatan Rawalumbu Diretas, Foto Profil Diganti Gambar Adegan Hubungan Intim

Akun Instagram Kecamatan Rawalumbu Diretas, Foto Profil Diganti Gambar Adegan Hubungan Intim

Megapolitan
Massa BEM SI Akan Kembali Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Massa BEM SI Akan Kembali Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Megapolitan
Kramat Raya 106, Rumah Kos Bersejarah Saksi Bisu Sumpah Pemuda

Kramat Raya 106, Rumah Kos Bersejarah Saksi Bisu Sumpah Pemuda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X