Kerap Dilanda Banjir, Warga Petogogan Minta Normalisasi Kali Krukut Dilakukan

Kompas.com - 25/02/2020, 17:08 WIB
Banjir melanda kawasan Wijaya Timur, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (25/2/2020). IstimewaBanjir melanda kawasan Wijaya Timur, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir bukan lagi barang baru bagi warga di Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Setiap hujan deras terjadi, kali langsung meluap dan menggenangi perumahan warga.

Salah satu kawasan yang dilanda banjir adalah Jalan Wijaya VI. Pagi tadi, banjir menggenangi rumah warga setinggi 1 meter.

Ketua RW 02 Petogogan Muhamad Yamin menuturkan warga berharap ada upaya mengatasi banjir yang selalu "mampir" di komplek mereka.

Baca juga: AEON Mall Jakarta Garden City Digeruduk Warga, Dituduh Jadi Penyebab Banjir

Salah satu yang menjadi keluhan warga adalah belum adanya realiasai normalisasi Kali Krukut. Pedangkalan dan penyempitan Kali Krukut ditengarai menjadi penyebab wilayah Petogogan banjir saban hari.

Menurut Yamin, pengukuran lebar kali oleh petugas sudah sering dilakukan. Namun, pengerjaan normalisasi tak kunjung berlangsung.

"Dulu lebar kali (Krukut) sekitar 20 meter, sekarang cuma 3 sampai 4 meter karena banyak pendatang yang bikin bangunan di pinggir kali," imbuh Yamin kepada Kompas.com, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Banjir Landa Jakarta, Anies Minta Jajarannya Tunda Rapat dan Tak Posting Foto Seremonial

Di tahun 2020, Jalan Wijaya di Kelurahan Petogong setidaknya sudah mengalami tiga kali banjir.

Banjir paling tinggi di tahun ini terjadi pada 1 Januari 2020 dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Lalu pada 23 Januari 2020 banjir setinggi 40 cm kembali melanda.

"Banjir kali ini ketiga kalinya. Kami harap pemerintah segera lakukan normalisasi kali," tutur Yamin.

Sedangkan banjir terparah pernah terjadi pada 2007 dengan ketinggian mencapai 3 meter.

Yamin dan sejumlah warga di Posko Banjir mengakui kalau banjir lebih cepat surut di era kepemimpinan Anies Baswedan.

Baca juga: Ditanya soal Banjir Berkali-kali Terjadi di Jakarta, Ini Jawaban Anies

"Sekarang zaman Anies lebih cepat surut. Dulu kalau pagi banjir 1 meter bisa 3 hari baru surut, sekarang sore sudah mulai surut," katanya.

Selain itu, bantuan dari sejumlah intansi seperti PPSU juga telah siaga sejak Senin malam.

Walau begitu, warga tetap berharap normalisasi kali cepat dilakukan agar banjir tak kembali terjadi dan menghambat sejumlah aktivitas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Megapolitan
ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

Megapolitan
Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Megapolitan
Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Megapolitan
Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Megapolitan
Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Megapolitan
CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X