Meski Mulai Surut, 236 RW di Jakarta Masih Terendam Banjir

Kompas.com - 25/02/2020, 19:43 WIB
Beberapa anak di lapangan parkir Universitas Borobudur memanfaatkan genangan banjir sedalam lebih kurang 1 meter untuk berenang dan bermain air, Jakarta, Selasa (25/2/2020). KOMPAS.com/NABILLA RAMADHIANBeberapa anak di lapangan parkir Universitas Borobudur memanfaatkan genangan banjir sedalam lebih kurang 1 meter untuk berenang dan bermain air, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan banjir di DKI sudah mulai surut.

Menurut dia, ini terlihat dari data bahwa jumlah Rukun Warga (RW) yang terendam banjir saat ini sebanyak 236 RW dari sebelumnya ada 294 RW.

"Tadi pagi jumlah RW yang tergenang ada 294, sore ini masih ada 236 yang tergenang," ucap Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Warga Sebut Tanggul Jebol Penyebab Banjir Belum Surut di Kampung Bulak

Selain itu, ketinggian air di beberapa pintu air juga diklaim sudah menurun. Salah satunya di Pintu Air Manggarai yang menurun 115 sentimeter dari 965 menjadi 850 sentimeter.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menambahkan pada hari normal atau bukan musim penghujan, ketinggian air di Pintu Air Manggarai hanya mencapai 600 sentimeter.

Namun saat musim hujan mencapai 965 sentimeter.

Baca juga: Anies Sebut 375 Sekolah Masih Terendam Banjir

"Pada musim hujan normalnya di sini adalah 600 sentimeter, sehingga ada kenaikan 3,6 meter ketinggian permukan air," tuturnya.

Selanjutnya, sebanyak 72 ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir sehingga pengguna kendaraan tak bisa melewati.

"Lalu kemudian ruas jalan Jakarta itu 1.522, ada 72 ruas jalan yang masih tergenang, artinya permukaan airnya di atas 30 sentimeter artinya tidak bisa dilewati," tutup Anies.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Megapolitan
Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Megapolitan
Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X