Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

Kompas.com - 26/02/2020, 10:15 WIB
Sejumlah guru dan murid SDN 05 beraktivitas saat banjir di daerah Pondok Ungu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). Hari pertama sekolah terjadi banjir sejak pukul 05.00 pagi akibat luapan kali. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah guru dan murid SDN 05 beraktivitas saat banjir di daerah Pondok Ungu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). Hari pertama sekolah terjadi banjir sejak pukul 05.00 pagi akibat luapan kali.


BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatulah memastikan kegiatan belajar mengajar kembali normal di seluruh sekolah di Bekasi, Rabu (26/2/2020).

Adapun pada Selasa (25/2/2020) kemarin para siswa-siswi di Bekasi sempat diliburkan.

Sebab, akses rumah ke tempat sekolah terputus lantaran banjir yang melanda kota Bekasi.

“Sekarang seluruh sekolah belajar seperti biasa karena akses jalan sudah surut. Semua sekolah udah masuk,” ucap Inay saat dihubungi, Rabu ini.

Baca juga: Jakarta Banjir, Lebih dari 100 Sekolah Diliburkan

Ia menyebutkan, ada 379 sekolah yang terdampak banjir pada Selasa (25/2/2020) kemarin.

Adapun TK Swasta 176 sekolah, SD Negeri 83 sekolah, SD Swasta 49 sekolah, SMP Negeri 18 sekolah, SMP Swasta 53 sekolah.

Meski ada 379 sekolah yang terdampak banjir, Inay mengaku belum menghitung kerugian akibat banjir itu.

“Kalau kerugian belum dihitung, palingan buku-buku atau dokumen yang pada basah dan rusak. Kalau komputer dan barang elektronik lainnya sekolah sudah antisipasi kok dari jauh hari ini,” ujar dia.

Inay mengimbau untuk setiap sekolah agar tetap waspada di kala hujan. Misalnya, dengan mengamankan dokumen dan barang elektronik di tempat yang lebih tinggi terlebih dahulu antispasi banjir datang.

“Karena cuaca cukup tinggi untuk kepala sekolah ini harus waspada megamankam dokumen. Karena kan banjir tidak bisa diduga, antispasi lebih baik,” tutur dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X