Sudah Disterilisasi, Restoran Amigos Belum Dinyatakan Bebas Corona

Kompas.com - 05/03/2020, 19:41 WIB
petugas Dinas Kesehatan Lakukan penyisiran di Restoran Amigos, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONpetugas Dinas Kesehatan Lakukan penyisiran di Restoran Amigos, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan Restoran Amigos belum tentu bersih dari virus corona.

Hal tersebut dikatakan Cucu beberapa hari setelah Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta melakukan sterilisasi di Restoran Amigos.

"Belum dinyatakan clear. Itu baru fisiknya, tapi karyawannya kan dites (periksa) juga. Masih dalam observasi," kata dia saat dihubungi, Kamis (5/3/2020).

Oleh karena itu, dia mengimbau agar Restoran Amigos ditutup untuk sementara waktu. Restoran tersebut ditutup sampai ada hasil resmi dari Dinas Kesehatan terkait status keberadaan virus corona.

Baca juga: Pemprov DKI Imbau Manajemen Tutup Restoran Amigos hingga Dinyatakan Aman

"Begitu Dinas Kesehatan menyatakan aman, ya baru dibuka lagi," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Dinas Kesehatan melakukan sterilisasi di restoran Amigos pada Selasa (3/2/2020). Pemeriksaan dilakukan karena restoran tersebut diduga sebagai tempat pasien 01 terkena virus Corona.

Kala itu pasien 01 bertemu dengan WN Jepang yang juga pengidap virus Corona.

Pemeriksaan yang dilakukan Dinas Kesehatan meliputi pengecekan ruangan dan kondisi fisik karyawan.

Baca juga: Dikabarkan Akan Ditutup Pemprov DKI, Restoran Amigos: Kita Masih Buka

Dari hasil pemeriksaan, Dinas Kesehatan menyatakan jika karyawan dalam kondisi sehat. Namun untuk lebih memastikan, Dinas Kesehatan mengambil sampel air liur para karyawan untuk diuji di laboratorium.

Hasilnya akan keluar dalam satu minggu ke depan. Hasil itu menentukan apakah ada karyawan yang terindikasi terkena virus corona atau tidak.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Seluruh PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

ART di Kebon Jeruk Curi Brankas Majikannya Saat Ditinggal ke Luar Negeri

Megapolitan
UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 28 September: Tambah 15 Kasus Covid-19 dan 10 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Pengakuan Pencuri Motor di Bekasi: Gaji Rp 2 Juta Kurang buat Kebutuhan Sehari-hari

Megapolitan
Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Merasa Aman Beraktivitas di Tangsel, Manusia Silver Hanya Ditahan 2 Hari jika Terjaring Razia

Megapolitan
Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Keluarga Napi Tewas akibat Kebakaran Lapas Tangerang Akan Gugat Pemerintah ke PTUN

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.