Alasan F-Golkar DPRD Pilih Riza Patria Jadi Cawagub DKI

Kompas.com - 09/03/2020, 18:48 WIB
Calon Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria seusai mengunjungi Fraksi Demokrat DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGICalon Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria seusai mengunjungi Fraksi Demokrat DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengungkapkan alasan mengapa fraksinya lebih condong memilih Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Fraksi Golkar secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Riza.

Menurut Basri, Fraksi Golkar memilih Riza agar ada sosok yang bisa mengimbangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies, kata dia, adalah perwakilan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sedangkan Riza adalah sosok yang nasionalis.

Baca juga: Sempat Kontra, F-PKS Akhirnya Kirim Nama Gabung Pansus Banjir DKI

Untuk itu, Partai Golkar memutuskan menjatuhkan pilihan kepada Riza ketimbang PKS yang mencalonkan Nurmansjah Lubis.

"Macam-macam (petimbanganya mendukung Riza) pertama bagi Golkar, Pak Anies itu sudah representatifnya PKS, sehingga perlu ada penyeimbang," ucap Basri saat dihubungi, Senin (9/3/2020).

Ia menuturkan, Jakarta merupakan kota yang dihuni oleh warga yang datang dari berbagai etnis dan ras.

Sehingga pemimpin di DKI tak boleh datang dari tokoh atau jebolan parpol yang sama supaya bisa mengakomodasi semua kepentingan warga.

"Jakarta ini kan majemuk heterogen, jadi perlu penyeimbang. Supaya mengakomodasi semua unsur dan golongan masyarakat. Makanya perlu ada Riza," tuturnya.

Baca juga: Dua Cawagub DKI Serahkan Dokumen Persyaratan ke Gubernur Anies

Selain itu, Fraksi Golkar juga memilih Riza karena latar belakangnya sebagai seorang aktivis.

Riza bisa mengimbangi Anies yang berlatar belakang akademisi teknokrat dan religius.

"Riza ini kan kombinasi baru, dia dikenal sebagai aktivis, orang pergerakan, intinya lebih merakyat, kan Anies sendiri orangnya akademisi, teknokrat dan religius jadi pas lah sama Riza," jelas Basri.

Sebelumnya, Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menyatakan akan memilih Ahmad Riza Patria sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco mengatakan, keputusan itu diambil setelah Riza mengunjungi ruangan Fraksi Golkar, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Panitia Pemilihan Wagub DKI Ditetapkan, Berikut Daftar Nama Anggota dan Tugasnya

Apalagi di pemerintah pusat, Partai Gerindra dan Golkar juga sudah koalisi.

"Saya perlu sampaikan dulu bahwa Golkar dengan Gerindra itu satu DNA dan satu rahim. Di pemerintahan pusat juga Gerindra sudah masuk di koalisi, jadi sudah menjadi keputusan sepertinya Golkar setelah pertemuan ini untuk mendukung Ahmad Riza Patria calon wakil gubernur dari Gerindra," kata Basri.

Adapun pemilihan wagub rencananya akan digelar pada 23 Maret 2020 mendatang.

Tahapannya, sebelum melaksanakan pemilihan, kedua cawagub DKI Nurmansjah dan Riza harus memaparkan visi misi program kerja sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI.

Kemudian akan ada sesi tanya jawab yang juga disebut uji kelayakan dan kepatutan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kembali Langgar PPKM, Tiga Restoran di Bekasi Timur Disegel

Kembali Langgar PPKM, Tiga Restoran di Bekasi Timur Disegel

Megapolitan
Tim DVI Pakai Data CCTV di Bandara untuk Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Tim DVI Pakai Data CCTV di Bandara untuk Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
PPKM di Bekasi, 120 Orang Ditegur karena Tak Pakai Masker, Tempat Hiburan Ditutup Sementara

PPKM di Bekasi, 120 Orang Ditegur karena Tak Pakai Masker, Tempat Hiburan Ditutup Sementara

Megapolitan
UPDATE 18 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5000 Orang

UPDATE 18 Januari: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Hampir Tembus 5000 Orang

Megapolitan
Update Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Tim DVI Terima 438 Sampel DNA dan 308 Kantong Jenazah

Update Identifikasi Korban Sriwijaya Air, Tim DVI Terima 438 Sampel DNA dan 308 Kantong Jenazah

Megapolitan
Penghuni Indekos di Cipete Utara Ditemukan Meninggal

Penghuni Indekos di Cipete Utara Ditemukan Meninggal

Megapolitan
Sepekan PSBB, Lalu Lintas Pesepeda di Jakarta Meningkat, Kendaraan Bermotor Menurun

Sepekan PSBB, Lalu Lintas Pesepeda di Jakarta Meningkat, Kendaraan Bermotor Menurun

Megapolitan
Kerumunan di Camden Bar Menteng, Polisi Periksa 9 Saksi dan Segera Tentukan Tersangka

Kerumunan di Camden Bar Menteng, Polisi Periksa 9 Saksi dan Segera Tentukan Tersangka

Megapolitan
Tim SAR Persempit Wilayah Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut

Tim SAR Persempit Wilayah Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemprov DKI Diminta Waspadai Kerumunan Saat Pembagian BST

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemprov DKI Diminta Waspadai Kerumunan Saat Pembagian BST

Megapolitan
Geng 'Gemtas' dan 'Tuyul' Saling Lempar Batu di Manggarai, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Geng "Gemtas" dan "Tuyul" Saling Lempar Batu di Manggarai, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Megapolitan
Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Diidentifikasi, Salah Satunya Bayi Berusia 11 Bulan

Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Diidentifikasi, Salah Satunya Bayi Berusia 11 Bulan

Megapolitan
Daftar Temuan Penting Selama 10 Hari Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Daftar Temuan Penting Selama 10 Hari Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Hari-10, Kelanjutan Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Ditentukan Senin Ini

Hari-10, Kelanjutan Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Ditentukan Senin Ini

Megapolitan
Tambah 48 Kasus Covid-19 di Tangsel, 562 Pasien Masih Dirawat

Tambah 48 Kasus Covid-19 di Tangsel, 562 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X