Kompas.com - 16/03/2020, 09:38 WIB
Penumpukan penumpang di halte transjakarta Mangga Besar, Jakarta Barat,  Senin (16/3/2020). Penumpang menumpuk karena waktu kedatangan antara bus (headway) lama. Pemprov DKI sengaja mempanjang waktu tunggu antar bus dalam upaya mencegah penularan virus corona dengan membatasi orang bepergian. Yang terjadi penumpang justru menumpuk di halte-halte. Dokumentasi IstimewaPenumpukan penumpang di halte transjakarta Mangga Besar, Jakarta Barat, Senin (16/3/2020). Penumpang menumpuk karena waktu kedatangan antara bus (headway) lama. Pemprov DKI sengaja mempanjang waktu tunggu antar bus dalam upaya mencegah penularan virus corona dengan membatasi orang bepergian. Yang terjadi penumpang justru menumpuk di halte-halte.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan layanan bus transjakarta yang hanya melayani 13 rute dengan headway 20 menit tampaknya tak berjalan mulus.

Layanan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta tentang pembatasan angkutan umum di DKI Jakarta guna mencegah potensi penularan Covid-19 yang disebabkan virus corona tipe 2.

Penumpukan justru terjadi di sejumlah halte, salah satunya di Halte Mangga Besar.

Seorang pengguna transjakarta, Lia Muspiroh, mengatakan, penumpang yang mengantre di Halte Mangga Besar menumpuk.

Baca juga: Hoaks, Kabar Pasar Tanah Abang Ditutup Sementara untuk Cegah Covid-19

Padahal, saat belum ada pembatasan, halte ini kerap lengang.

"Desakan banget sih enggak, tapi dalam busnya desakan. Sebagian juga nunggu bus berikutnya karena sudah enggak muat, yang padahal bus berikutnya juga penuh," ucap Lia saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/3/2020).

Lia sebenarnya tak mempermasalahkan waktu beroperasi transjakarta diperpendek. Namun, armadanya harus tetap banyak untuk menghindari penumpukan, baik di kereta maupun di halte.

"Enggak masalah sih dibatasi, tapi armadanya jangan cuma satu bus, apalagi jedanya 20 menit sekali. Yang ada penumpukan penumpang dan malah makin nempel-nempel tuh manusia satu dan manusia lainnya. Kalaupun 20 menit sekali, busnya nambah jadi dua atau tiga. Apalagi di halte yang besar," kata dia.

Baca juga: Adib Hidayat Galang Dana untuk Penuhi Kebutuhan Masker Tenaga Medis yang Tangani Corona

Pengguna transjakarta lainnya, Filda Ningsih, juga merasa keputusan transportasi ini kurang tepat.

Terlebih lagi pada jam-jam sibuk seperti jam pergi dan pulang kantor, penumpang justru berdesak-desakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Jakarta Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 20 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Tangerang Raya Hari Ini, 20 April 2021

Megapolitan
Perpaduan Islam dan Indonesia di Setiap Lekuk Masjid Istiqlal...

Perpaduan Islam dan Indonesia di Setiap Lekuk Masjid Istiqlal...

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Ekonomi Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Ekonomi Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Segera Tetapkan Rumah Menlu Pertama Achmad Soebardjo Jadi Cagar Budaya

Pemprov DKI Diminta Segera Tetapkan Rumah Menlu Pertama Achmad Soebardjo Jadi Cagar Budaya

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Eksekutif Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Jogja Kelas Eksekutif Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi lalu Dijual, Temuan TPPO Akan Ditambahkan dalam Laporan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD Bekasi lalu Dijual, Temuan TPPO Akan Ditambahkan dalam Laporan

Megapolitan
Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Taman Sari, Dimulai di Kontrakan yang Jadi Sumber Api

Polisi Gelar Olah TKP Kebakaran Taman Sari, Dimulai di Kontrakan yang Jadi Sumber Api

Megapolitan
Hari Terakhir Airin Bekerja, Mantu Presiden Joko Widodo Lakukan Kunjungan Kerja

Hari Terakhir Airin Bekerja, Mantu Presiden Joko Widodo Lakukan Kunjungan Kerja

Megapolitan
Akta hingga SIM Hangus Terbakar, Korban Kebakaran Taman Sari Mulai Urus Surat Kehilangan

Akta hingga SIM Hangus Terbakar, Korban Kebakaran Taman Sari Mulai Urus Surat Kehilangan

Megapolitan
Kebakaran Dekat RS Fatmawati, Seorang Terpental Kena Ledakan Kompor Gas

Kebakaran Dekat RS Fatmawati, Seorang Terpental Kena Ledakan Kompor Gas

Megapolitan
 Catat, Ini Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Catat, Ini Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Megapolitan
8 Warung Makan Dekat RS Fatmawati Terbakar, Diduga karena Kompor Gas Meledak

8 Warung Makan Dekat RS Fatmawati Terbakar, Diduga karena Kompor Gas Meledak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X