PMI Bentuk 2.000 Tim Penyemprotan Disinfektan untuk Lapas dan Rutan di Indonesia

Kompas.com - 20/03/2020, 14:44 WIB
Kunjungan Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly dan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020). Dokumentasi Lapas Kelas 1 CipinangKunjungan Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly dan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia ( PMI) akan membentuk sekitar 2.000 tim untuk menyemprotkan cairan disinfektan di setiap Lembaga Permasyarakatan ( Lapas) dan Rumah Tahanan ( Rutan) seluruh Indonesia.

Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla mengatakan bahwa hal itu dilakukan guna mencegah potensi penularan covid-19 di dalam lapas dan rutan.

"Makannya PMI bersama pak menteri ini semua penjara akan kita sterilkan dengan cara ini, saya kira PMI siap, karena sekarang lagi bentuk 2.000-an tim untuk seluruh Indonesia untuk kegiatan ini," kata Jusuf Kalla di Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Anies Larang Warga Keluar Jakarta Selama 3 Pekan

Kalla menjelaskan bahwa penyemprotan disinfektan di dalam lapas dan rutan sangat penting, mengingat hampir seluruh lapas dan rutan sudah melebihi kapasitas.

"Virus ini menyebar antara orang dengan orang artinya paling banyaknya itu pada saat kerumunan, penjara adalah kerumunan tetap. Padat lagi, ini (Lapas Cipinang) empat kali lipat dari kapasitas. Jadi secara teratur harus disterilkan," ujar Jusuf Kalla.

Baca juga: Resepsi dan Adat Pernikahan Diminta Ditunda, Jangan Anggap Remeh Virus Corona

Adapun pada Kamis (19/3/2020), pemerintah mengumumkan total pasien yang mengidap Covid-19 ada 308 kasus.

Sebanyak 15 orang dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal dunia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X