Kompas.com - 23/03/2020, 11:17 WIB
Teknologi wastafel portabel yang diberi nama moveable hand-washer (MHW) bikinan Universitas Indonesia, siap didistribusikan di tempat-tempat strategis di masa pandemi Covid-19. Dok. Universitas IndonesiaTeknologi wastafel portabel yang diberi nama moveable hand-washer (MHW) bikinan Universitas Indonesia, siap didistribusikan di tempat-tempat strategis di masa pandemi Covid-19.

DEPOK, KOMPAS.com - Universitas Indonesia (UI) membuat teknologi wastafel portabel yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjaga kebersihan tangan sebagai upaya memutus mata rantai penularan covid-19.

Proyek tersebut dikerjakan Fakultas Teknik (FT), Fakultas Kedokteran (FK), dan Ikatan Alumni.

Total, terdapat 44 wastafel portabel yang diberi nama moveable hand-washer (MHW) itu yang siap didistribusikan ke berbagai tempat strategis selama sepekan ini, mulai Senin (23/3/2020) hingga hari Minggu mendatang.

“Keberadaan alat ini bersifat mencegah dan bukan mengobati," ujar Dekan FT UI, Hendra Budiono melalui keterangannya pada wartawan, Senin.

Baca juga: UI Kembangkan Portal Pemetaan Sebaran Covid-19

"Kami tidak mendorong masyarakat untuk keluar rumah, stay at home tetap nomor satu. Namun kami memahami terdapat kondisi seperti pelayanan kesehatan atau pelayanan publik yang tetap membutuhkan MHW sebagai alternatif solusi," imbuh dia.

Untuk menjamin keberhasilan realisasi pembuatan wastafel portabel serta distribusinya kelak, proyek ini juga didanai oleh beberapa donor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping proyek wastafel portabel, FT UI dan Ikatan Alumni-nya saat ini juga tengah merancang pembuatan "Bilik Disinfeksi Cepat (BDC)" guna membersihkan virus dan bakteri yang menempel pada pakaian dan permukaan tubuh.

Teknologi itu pun nantinya akan dilengkapi dengan kamera pengukur suhu tubuh. Untuk saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap desain dan akan segera diujicobakan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X