Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Wabah Virus Corona, Sidang Nikita Mirzani Ditunda

Kompas.com - 23/03/2020, 16:01 WIB
Walda Marison,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus penganiayaan dengan terdakwa artis Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditunda. Sidang seharusnya digelar hari Senin (23/3/2020) ini. 

Namun sidang ditunda karena ada wabah virus corona tipe 2 yang menyebabkan covid 19. Kemungkinan sidang dilanjutkan minggu depan.

"Situasi keadaan tertentu wabah penyakit covid-19, ada regulasi dari pemerintah. Dari terdakwa dan saksi-saksi juga sudah konfirmasi enggak bisa hadir, khawatir dengan kondisi darurat corona begini," kata Jaksa Penuntut Umum, Sigit Hendradi saat dikonfirmasi.

Hari ini, jika sidang digelar, agendanya adalah pemeriksaan saksi - saksi yang dihadirkan pihak JPU.

Dalam perkara itu, Nikita Mirzani didakwa melakukan penganiayaan kepada Dipo Latief,  pada Juli 2018 lalu dengan melempar asbak dan memukul wajah hingga mengalami luka. Saat itu Dipo menjadi suami Nikita tetapi mereka kemudian bercerai.

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani, Sidang Dilanjutkan

Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur mengatakan, pihaknya sudah menunda beberapa sidang dalam upaya ikut mencegah penularan virus corona.

"Kami tunda puluhan (perkara) perdata dan pidana. Lima puluh lebih perkara perdata dan pidana," kata Achmad Guntur, Selasa lalu.

Penundaan perkara sudah dilakukan sejak Senin kemarin. Namun, ada sebagian sidang yang tetap berjalan.

Jadi, sejumlah orang masih mendatangi pengadilan.

"Ada beberapa perkara yang tidak bisa (ditunda) karena tahanannya mau habis, kan ada beberapa perkara itu yang dibatasi penyelesaiannya," ujar dia.

Pihaknya berharap semua aktivitas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bisa berjalan dengan baik dan terhindar dari penyebaran virus corona.

"Kami juga ingatkan untuk berlakukan social distancing (menjaga jarak)," kata dia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ratusan Personel Satpol PP dan Petugas Kebersihan Dikerahkan Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta

Ratusan Personel Satpol PP dan Petugas Kebersihan Dikerahkan Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta

Megapolitan
Alasan Warga Tak Amuk Jambret Ponsel di Jaksel, Ternyata “Akamsi”

Alasan Warga Tak Amuk Jambret Ponsel di Jaksel, Ternyata “Akamsi”

Megapolitan
Korban Jambret di Jaksel Cabut Laporan, Pelaku Dikembalikan ke Keluarga untuk Dibina

Korban Jambret di Jaksel Cabut Laporan, Pelaku Dikembalikan ke Keluarga untuk Dibina

Megapolitan
Penjambret di Jaksel Ditangkap Warga Saat Terjebak Macet

Penjambret di Jaksel Ditangkap Warga Saat Terjebak Macet

Megapolitan
Pencuri Motor di Bekasi Lepas Tembakan 3 Kali ke Udara, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban

Pencuri Motor di Bekasi Lepas Tembakan 3 Kali ke Udara, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban

Megapolitan
Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, Polisi Imbau Penonton Waspadai Copet dan Tiket Palsu

Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, Polisi Imbau Penonton Waspadai Copet dan Tiket Palsu

Megapolitan
Pencuri Motor di Bekasi Bawa Pistol, Lepaskan Tembakan 3 Kali

Pencuri Motor di Bekasi Bawa Pistol, Lepaskan Tembakan 3 Kali

Megapolitan
Teror Begal Bermodus 'Debt Collector', Nyawa Pria di Kali Sodong Melayang dan Motornya Hilang

Teror Begal Bermodus "Debt Collector", Nyawa Pria di Kali Sodong Melayang dan Motornya Hilang

Megapolitan
Jakpro Buka Kelas Seni dan Budaya Lewat Acara “Tim Art Fest” Mulai 30 Mei

Jakpro Buka Kelas Seni dan Budaya Lewat Acara “Tim Art Fest” Mulai 30 Mei

Megapolitan
Amankan 2 Konser K-Pop di GBK, Polisi Terjunkan 865 Personel

Amankan 2 Konser K-Pop di GBK, Polisi Terjunkan 865 Personel

Megapolitan
Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 01.00 WIB

Ada Konser NCT Dream dan Kyuhyun, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 01.00 WIB

Megapolitan
Pastikan Masih Usut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel, Polisi: Ada Unsur Pidana

Pastikan Masih Usut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel, Polisi: Ada Unsur Pidana

Megapolitan
Polisi Sebut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Mandek 2 Tahun karena Kondisi Korban Belum Stabil

Polisi Sebut Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Mandek 2 Tahun karena Kondisi Korban Belum Stabil

Megapolitan
Kasus di Polisi Mandek, Keluarga Korban Pemerkosaan di Tangsel Dituduh Damai dengan Pelaku

Kasus di Polisi Mandek, Keluarga Korban Pemerkosaan di Tangsel Dituduh Damai dengan Pelaku

Megapolitan
Minta Pemerkosa Anaknya Cepat Ditangkap, Ibu Korban: Pengin Cepat Selesai...

Minta Pemerkosa Anaknya Cepat Ditangkap, Ibu Korban: Pengin Cepat Selesai...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com