Kompas.com - 06/04/2020, 15:35 WIB
Tiba-tiba tergeletak di depan rumahnya, warga Pademangan Barat dievakuasi petugas dengan APD lengkap, Senin, (6/4/2020) Dok IstimewaTiba-tiba tergeletak di depan rumahnya, warga Pademangan Barat dievakuasi petugas dengan APD lengkap, Senin, (6/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga penghuni kos di Jalan Ampera V RT 007/RW 009, Pademangan Barat, Jakarta Utara tiba-tiba tergeletak di depan rumahnya setelah mengambil barang yang tertinggal.

Ketua RW 009 Kelurahan Pademangan Barat Muhammad Riza Firdaus mengatakan, peristiwa itu terjadi Senin (6/6/2020) siang.

"Jadi dia sama temennya tadi pulang menjemput barang yang tertinggal. Saat keluar dari rumah, tiba-tiba dia bilang ke temannya "kok tiba-tiba gelap" gitu. Terus dia tertidur di sana," kata Riza saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca juga: UPDATE: 118 Tenaga Medis di DKI Positif Covid-19, 20 Orang Sembuh, Seorang Meninggal

Di tengah isu pandemi Covid-19 ini, tak ada warga yang berani menolong pria tersebut. Mereka hanya berkerumun melihat pria yang tergeletak dari kejauhan

Warga kemudian berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 yang ada di RW 009 tersebut.

Satgas yang terdiri dari unsur TNI dan Polri lantas membubarkan kerumunan warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

Mereka juga menghubungi Lurah, Puskesmas Pademangan, dan call center 119 agar pria itu bisa dievakuasi.

"Pak Lurah sempet bilang kalau datangnya mungkin agak lama karena masang APD itu lama. 30 menit kita tunggu, datang dua-duanya dari Puskesmas sama dari 119. Akhirnya karena dari Puskesmas Pademangan udah pakai APD lengkap dan memang wilayahnya, jadi dibawa Puskesmas," ucap Reza.

Reza mengatakan, beberapa waktu belakangan pria tersebut memang mengeluhkan sakit kepala dan sakit perut. Namun, belum diketahui pasti penyakit dari pria tersebut.

Saat ini, pria tersebut masih dirawat di Puskesmas Kecamatan Pademangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Megapolitan
Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Megapolitan
Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Megapolitan
Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Megapolitan
Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Megapolitan
Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Megapolitan
1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

Megapolitan
Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Megapolitan
Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Megapolitan
Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Megapolitan
Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.