Kompas.com - 13/04/2020, 06:44 WIB
Foto jarak jauh tenda serupa barak di area Rumah Sakit Universitas Indonesia yang beredar di media sosial sebagai ruang isolasi pasien Covid-19. Faktanya, tenda itu dipergunakan untuk area tunggu IGD yang kepenuhan. Dok. WarganetFoto jarak jauh tenda serupa barak di area Rumah Sakit Universitas Indonesia yang beredar di media sosial sebagai ruang isolasi pasien Covid-19. Faktanya, tenda itu dipergunakan untuk area tunggu IGD yang kepenuhan.

DEPOK, KOMPAS.com - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) menerima bantuan berupa satu unit ambulans dan sejumlah paket alat pelindung diri (APD) tenaga medis.

Bantuan tersebut didistribusikan oleh Koordinator Nasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI).

“Semua biaya operasional ambulans ditanggung Gugus Tugas Covid-19, bensin, pemeliharaan mobil, perlengkapan, gaji sopir semua beres, RSUI tinggal pakai saja,” jelas Ketua Umum Iluni UI, Andre Rahadian, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (12/4/2020) malam.

Baca juga: Ridwan Kamil: PSBB di Bogor, Depok, Bekasi Dimulai 15 April Selama Dua Pekan

“Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah keselamatan para tenaga medis sebagai garda terdepan. Itu yang akan terus kami upayakan agar terpenuhi,” tambah dia.

Untuk diketahui, RS UI merupakan satu dari tiga rumah sakit rujukan resmi penanganan Covid-19 di Kota Depok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

RS UI didedikasikan untuk penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) dengan gejala sedang hingga berat.

APD yang didistribusikan rencananya juga akan digunakan oleh tenaga nonmedis, seperti petugas jaga ruang isolasi, ICU, dan IGD RS UI.

Baca juga: Gubernur Emil: Kota Bogor, Depok, dan Bekasi Terapkan PSBB Maksimal

Selain APD dan ambulans, RS UI juga masih membutuhkan drum untuk menampung limbah bahan beracun dan berbahaya dari penanganan Covid-19.

Persediaan semakin tipis karena jumlah pasien yang ditangani juga terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Pengadaan drum ini penting agar limbah yang dihasilkan dari kegiatan penanganan Covid-19 di RS UI tidak membahayakan bagi pasien, petugas medis, dan masyarakat sekitar,” terang Plt. Direktur Utama RS UI, Sukamto Koesnoe.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Megapolitan
Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Megapolitan
Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Megapolitan
Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Megapolitan
Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Megapolitan
Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Megapolitan
Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Megapolitan
Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Megapolitan
Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.