Kronologi Pembubaran Tongkrongan Pemuda di Pejaten Barat, Bikin Warga Geram, Dihukum Cukur Rambut agar Jera

Kompas.com - 14/04/2020, 07:19 WIB
tangkapan layar dari video viral tengang pemuda yang diamankan lantaran berkerumun, Senin (13/4/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONtangkapan layar dari video viral tengang pemuda yang diamankan lantaran berkerumun, Senin (13/4/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Pasar Minggu Arief Wibowo menjelaskan kronologi digerebeknya kerumunan pemuda dan warga di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2020).

Arief menjelaskan semua berawal ketika kerumunan anak muda itu sedang berkumpul di sebuah warung pada siang hari.

Mereka tampak mengabaikan aturan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

Baca juga: Viral Sekelompok Pemuda Diamankan dan Rambut Dicukur karena Ketahuan Nongkrong Saat PSBB

Namun, mayoritas dari pemuda tersebut bukanlah warga Pasar Minggu.

"Ada yang dari Pondok Cabe tadi disebutkan. Intinya bukan warga Pejaten Barat dan sekitar Pasar Minggu gitu dan mereka sering nongkrong," ucap Arief saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2020)

Warga pun geram dengan tingkah laku pemuda yang nongkrong tersebut. Alhasil, warga setempat mulai mengamankan para pemuda itu.

Baca juga: Pemkot Depok Tutup Fasilitas Olahraga dan Tempat Hiburan Selama PSBB

Tidak hanya warga, Satpol PP pun juga ikut mengamankan mereka. Para pemuda ini pun diberi hukuman atas perbuatannya.

"Itu juga tadi disuruh warga 'sudahlah dipotong saja rambutnya' cuma buat efek jera saja gitu loh. Akhirnya mereka dilepasin lagi gitu," kata Arief.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Bupati Kepulauan Seribu: Pulau Sebaru Tak Jadi Dibuat Rumah Sakit Covid-19

Megapolitan
Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Pembersihan Lautan Sampah di Kampung Bengek dan Munculnya Kesadaran Warga Jaga Kebersihan

Megapolitan
Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Anggota TNI yang Ditusuk Tetangga di Jakarta Timur Kondisinya Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X