Kompas.com - 23/04/2020, 15:14 WIB
Suasana Buka Bersama Aries Susanti Rahayu (23) di rumah orangtuanya di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018) malam. KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOSuasana Buka Bersama Aries Susanti Rahayu (23) di rumah orangtuanya di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018) malam.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat yang beragama muslim dalam waktu dekat akan menunaikan ibadah puasa kemudian merayakan hari raya Idul Fitri.

Setiap umat muslim pasti memiliki kesan dan kenangan tersendiri dari tahun ke tahun kala menunaikan ibada puasa.

Namun sepertinya tahun ini akan menjadi bulan puasa yang paling berbeda dari biasanya. Pasalnya, masyarakat harus berpuasa di tengah pandemi Covid-19.

Alhasil, sosial distancing harus selalu diterapkan selama satu bulan berpuasa. Tentunya, kegiatan bersama keluarga besar yang kerap dilakukan selama bulan puasa pun tidak bisa dilakukan.

Baca juga: Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Bekasi Dilarang Buka Puasa Bersama hingga Shalat Tarawih di Masjid

Ibnu (25), selaku salah satu umat muslim yang tinggal di Bekasi juga merasakan keresahan tersebut.

"Ya sebenarnya jadi beda sekali puasa tahun ini. Banyak kebiasaan yang kita kangenin selama bulan puasa seperti ngabuburit, kumpul keluarga, buka puasa bareng, ramai ramai beli takjil. Tapi ya kan untuk sekarang ini berarti tidak bisa dulu," kata Ibnu, Kamis (23/4/2020).

Terlebih jika lebaran tiba, dia tidak bisa membayangkan jika bertemu dengan keluarga besar dihari kemenangan harus tertunda selama pandemi Covid-19.

"Yah mau enggak mau kita saling sapa dengan saudara lewat media sosial. Kalau pun enggak bisa ketemu, kita paling hanya kirim-kirim makanan, kirim- kirim parsel sama saudara," terang dia.

Baca juga: 4 Tips Persiapan Puasa Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

Yudistira (19) pun berpendapat sama. Mahasiswa yang berkuliah di Jakarta ini mengaku sangat merindukan momen buka bersama teman SD, SMP dan SMA selama bulan puasa.

Bahkan, Yudis mengaku tidak pernah absen ikut bukber bersama teman sekolah setiap tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemudik Ini Tak Kapok Dipaksa Putar Balik 5 Kali di Kedungwaringin Demi Jumpa Anak di Tegal

Pemudik Ini Tak Kapok Dipaksa Putar Balik 5 Kali di Kedungwaringin Demi Jumpa Anak di Tegal

Megapolitan
Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Megapolitan
Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Megapolitan
Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Megapolitan
Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Megapolitan
Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Megapolitan
Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

Megapolitan
Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X