Seorang Pemuda Tewas Saat Tawuran di Jagakarsa, Dua Pelajar Jadi Tersangka

Kompas.com - 30/04/2020, 23:40 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono di kawasan gedung Kedubes India, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono di kawasan gedung Kedubes India, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020)
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Polisi menetapkan dua tersangka pelaku penganiaya pemuda berinisial ST (20) dalam tawuran yang terjadi di Kawasannya Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2020).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Budi Sartono mengatakan, dua pelaku tersebut berperan menghabisi korban dengan senjata tajam.

Awalnya polisi mengamankan empat orang usai peristiwa tawuran terjadi.

Hasil penyelidikan, dua orang di antaranya disangka melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan tewasnya korban.

"Kita kan minta keterangan saksi-saksi semuanya. Jadi yang sudah pasti melakukan pembacokan terhadap korban dengan barang bukti ini adalah dua orang ini. Nanti kita dalami lagi," kata Budi Sartono di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

Baca juga: Tawuran Pecah di Jagakarsa Dini Hari Tadi, Satu Remaja Tewas

Budi mengatakan, kedua pelaku masih berstatus pelajar. Salah satu pelaku masih di bawah umur.

"Ada yang kelahiran 2001 dan kelahiran 2004. Satu SMP, satu SMA," ucap dia.

Aksi tawuran itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 03.00 dini hari. Tawuran terjadi lantaran dipicu aksi saling ejek di media sosial.

Tawuran pecah di jalan Moch Khafi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca juga: Berkas Perkara Lengkap, Lucinta Luna dan Vitalia Sesha Segera Disidangkan

Aksi tawuran tersebut berujung tewasnya satu anak muda berinsial ST. Korban mengalami beberapa luka bacok di tubuhnya.

Polisi langsung menangkap empat orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan. Belakangan, dua orang di antaranya ditetapkan tersangka.

Keduanya pun dijerat Pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X