Kompas.com - 13/05/2020, 07:32 WIB
Calon Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria seusai mengunjungi Fraksi Demokrat DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGICalon Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria seusai mengunjungi Fraksi Demokrat DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penerima bantuan sosial (bansos) tahap kedua berjumlah 2.153.196 kepala keluarga (KK). Penerima bansos tahap kedua bertambah dibandingkan tahap pertama sejumlah 1,2 juta KK.

Riza berujar, penerima bansos tahap dua berasal dari penerima bansos tahap pertama yang kembali diverifikasi, ditambah penerima tambahan yang telah didata oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan usulan RT/RW.

"Data awal (penerima bansos tahap pertama) ditambah data tambahan dan usulan RT/RW berjumlah kurang lebih 2.153.196 KK," ujar Riza saat dihubungi, Selasa (12/5/2020).

Baca juga: Tak Ingin Sepihak, Anies Akan Umumkan soal Bansos Bareng Kemensos

Riza berujar, Pemprov DKI telah memperbaiki data penerima bansos tahap pertama yang semula tercatat Rp 1,2 juta KK.

Berdasarkan hasil verifikasi ulang, penerima bansos tahap pertama berkurang menjadi 931.831 KK, karena sebelumnya masih ada keluarga mampu yang tercatat sebagai penerima bantuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, ada tambahan penerima 277.994 KK yang didata oleh SKPD. Mereka adalah keluarga yang terdampak Covid-19 dan belum menerima bansos tahap pertama.

"Tambahan dari SKPD yaitu ojek online, nelayan, UKM terdampak, ojek pangkalan, sopir, pekerja seni, warga Jawa Tengah (non-KTP DKI), dan lain-lain," kata dia.

Baca juga: Kendala Verifikasi Penerima Bansos, RT Asal Isi Data hingga Warga Pindah Rumah

Terakhir adalah data usulan RT/RW yang diverifikasi Pemprov DKI. Jumlahnya sebanyak 943.358 KK.

"RT/RW melakukan pendataan ulang bagi warga yang belum menerima (bantuan) sesuai dengan haknya. Tambahan usulan dari RT/RW banyaknya 943.358 KK," ucap Riza.

Diketahui, bansos tahap pertama dari Pemprov DKI didistribusikan sejak 9 April hingga 23 April 2020.

Paket bantuan yang diberikan berisi bahan pangan pokok, yaitu beras lima kilogram satu karung, sarden dua kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter satu pouch, biskuit dua bungkus, serta masker kain dua pcs, sabun mandi dua batang, dan tidak ada pemberian berupa uang tunai.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Ombudsman Kritik Penerapan PPKM Level 4 di Kota Tangerang, 2 Posko Penyekatan Kosong Tanpa Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Surat Hasil Tes Swab PCR di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Tangsel Catat 7.323 Pasien Covid-19 Masih Dirawat, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

7 Perusahaan di Jakbar Ditutup karena Wajibkan Karyawan Masuk Kantor padahal Bukan Sektor Esensial

Megapolitan
Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Anies Optimistis Jakarta Lampaui Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan Jokowi

Megapolitan
Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Mendagri Minta Wali Kota Tangsel Segara Pahami Penanggulangan Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Kota Bekasi Kumpulkan Uang Denda Rp 55 Juta dari Pelanggar PPKM

Satpol PP Kota Bekasi Kumpulkan Uang Denda Rp 55 Juta dari Pelanggar PPKM

Megapolitan
Jusuf Hamka Jadikan 10 Hektare Tanahnya di Rorotan sebagai Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tarif Rp 7 Juta

Jusuf Hamka Jadikan 10 Hektare Tanahnya di Rorotan sebagai Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19, Tarif Rp 7 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X