Kompas.com - 18/05/2020, 18:28 WIB
Proses evakuasi warga RW 07 Jembatan Besi dari rumahnya ke Puskesmas Tambora, Minggu (10/5/2020) kemarin Dok. Humas Polres Jakarta Barat Proses evakuasi warga RW 07 Jembatan Besi dari rumahnya ke Puskesmas Tambora, Minggu (10/5/2020) kemarin

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang kakek warga RW 07, Jembatan Besi, Tambora yang sempat positif Covid-19 telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil swab yang dilakukan ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Tarakan.

"Pasien itu kan swab pertama positif lalu dirawat di RS Tarakan diberi obat-obatan. Setelah perawatan beberapa waktu di Tarakan, dilakukan pemeriksaan swab ulang sebanyak dua kali, hasilnya negatif," ucap Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristi saat dihubungi, Senin (18/5/2020).

Kristi menambahkan. hasil rontgen pasien menunjukkan hasil yang membaik dari hari ke hari.

Baca juga: Merasa Hanya Tifus, Kakek di Tambora yang Positif Covid-19 Sempat Tolak Dibawa ke RS

Hal tersebut membuat pasien berangsur pulih dengan cepat selama masa perawatan.

"Ada juga hasil rontgen pertama masuk dan ketika pulang yang gambaran awalnya menunjukkan pasien tersebut Covid-19 dan rontgen terakhir ada gambaran berbeda kearah perbaikan," ucap Kristi.

Senada dengan Kristi, Sekretaris Kecamatan Tambora Andre Ravnic juga membenarkan bahwa salah satu warga di Jembatan Besi sudah negatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, warga tersebut diperkenankan kembali ke rumah sejak Minggu (17/5/2020) kemarin.

"Sudah pulang hari Minggu. Karena sudah dua kali swab tes di RSUD Tarakan demikian, setelah melakukan pengobatan dan perawatan lalu pulang," ucap Andre.

Kasus Covid-19 di Jembatan Besi mencuat ketika seorang kakek berusia 82 tahun terinfeksi Covid-19.

Diketahui, ia tertular dari anaknya.

Kakek itu awalnya menolak dibawa ke rumah sakit. Dia merasa bahwa dirinya sehat.

Dia bahkan masih menjalani shalat tarawih di mushala dekat rumah.

Warga yang sempat kontak langsung dengannya pun menjalani tes swab dan isolasi mandiri sejak pekan lalu.

Hasilnya, sepuluh orang dinyatakan positif. Sementara tiga orang di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga Senin pukul 09.00 WIB, terdapat 80 orang positif Covid-19 di Kecamatan Tambora.

Baca juga: Ada Kakek Positif Covid-19, Ibadah Berjemaah di Mushala Jembatan Besi Ditiadakan

Dari jumlah itu, sebanyak 22 orang dirawat, 43 orang menjalani isolasi mandiri, 6 orang dinyatakan sembuh, dan 9 orang meninggal dunia.

Sementara di Kelurahan Jembatan Besi, terdapat 22 orang positif Covid-19. Rinciannya, 3 orang dirawat, 18 orang menjalani isolasi mandiri, dan 1 orang sembuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Megapolitan
Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Megapolitan
Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.