Rayakan HUT Bhayangkara, Polda Metro Jaya Beri SIM Gratis untuk Tenaga Medis dan Petugas Makam

Kompas.com - 01/07/2020, 13:35 WIB
Pelayanan SIM Gratis di Satlantas Polres Tangsel dalam rangka HUT ke-71 Polri, Rabu (1/7/2020 DOKUMEN PRIBADI.Pelayanan SIM Gratis di Satlantas Polres Tangsel dalam rangka HUT ke-71 Polri, Rabu (1/7/2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan pelayanan khusus pembuatan surat izin mengemudi (SIM) terhadap para tenaga medis dan petugas pemakaman penanganan pasien Covid-19.

Pelayanan tersebut diberikan dalam rangka merayakan Hari ke-74 Bhayangkara pada 1 Juli 2020.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pelayanan pembuatan SIM menyambut Hari Bhayangkara itu diberikan secara bertahap selama tiga hari ke depan terhitung dari Rabu ini.

Baca juga: 50 Warga Kelahiran 1 Juli Ajukan SIM Gratis di Satlantas Polres Tangsel

"Hari ini pada tanggal 1 juli ini kita berikan pembuatan SIM kepada orang atau mereka yang lahir pada 1 juli. Itu ada 200 SIM baru dan 300 buat SIM perpanjangan. Kemudian nanti ada petugas pemakaman dan tenaga medis," ujar Sambodo kepada wartawan, Rabu.

Sambodo menjelaskan, untuk pembuatan SIM bagi petugas pemakaman akan berlangsung pada Kamis (2/7/2020) besok. Sedangkan untuk tenaga medis akan dilakukan pada Jumat (3/7/2020).

Adapun untuk mekanisme pembuatan SIM, tenaga medis dan petugas pemakaman akan dilakukan di lokasi berbeda.

Baca juga: Polda Metro Jaya Siapkan 200 SIM Gratis Saat HUT Bhayangkara

"Untuk pembuatan tenaga medis itu dilakukan di Wisma Atlet dan penggali makam itu di Pondok Ranggon," katanya.

Sementara untuk kuota pembuatan SIM baik petugas pemakaman maupun tenaga medis yang menangani Covid-19 juga mengalami perbedaan menyesuaikan jumlah yang terdata.

"Untuk kuota pembuatan berbeda, masih kita data nanti jumlah pastinya baik pembuatan (SIM) baru dan perpanjangan diketahui pada hari H pelaksanaan pada tanggal 2 dan 3 besok," tutupnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X