Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Kompas.com - 05/07/2020, 11:12 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selasa (3/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selasa (3/3/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meminta seluruh pusat perbelanjaan yang diizinkan kembali buka untuk mematuhi ketentuan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas gedung.

"Aturan ini berlaku untuk seluruh pusat perbelanjaan," kata dia dalam keterangan tertulis diterima Kompas.com, Minggu (5/7/2020).

Arief mengatakan, untuk memastikan aturan tersebut berjalan dengan baik, dia meminta dibentuk tim Gugus Tugas Covid-19 dari manajemen pusat perbelanjaan.

Baca juga: Mal di Manado Dibuka Secara Bertahap, Ini Penjelasan Wali Kota

Selain mengawasi jumlah maksimal pengunjung, Tim Gugus Tugas Covid-19 tersebut juga berfungsi sebagai pengurai apabila terjadi kerumunan di pusat perbelanjaan.

"Harus ada juga Tim Gugus Tugas Covid-19 yang akan terus mengawasi dan mengingatkan pengunjung untuk tidak berkerumun dan selalu memakai masker," kata dia.

Kota Tangerang sendiri, lanjut Arief, sudah memberikan fasilitas check in counter atau penghitung jumlah pengunjung melalui aplikasi Tangerang Live dalam fitur aman bersama.

Dalam aplikasi yang bisa didapat di ponsel android atau bisa diakses melalui browser dengan ponsel iOS tersebut, pengunjung bisa melakukan check in ke pusat perbelanjaan dengan menggunakan QR Code.

"Ini (fitur aman bersama) sudah dipakai. Kita berikan, mereka tinggal terapkan. Jadi tahu berapa banyak kapasitas pengunjung yang ada didalam," kata Arief.

Baca juga: Satu Karyawan Positif Corona, Toko Sepatu di Mal Pekanbaru Tutup

Cara menggunakannya, pengunjung diminta untuk masuk ke Aplikasi atau Website Tangerang LIVE, kemudian klik fitur Aman Bersama lalu melakukan scan QR Code dan mengisi data diri.

Sedangkan untuk pengguna ponsel berbasis iOS, bisa mengakses ke situs https://amanbersama.tangerangkota.go.id/, lalu masukkan kode toko/ mal kemudian melengkapi data diri.

Setelah proses check in berhasil, pengunjung dapat memasuki area pintu masuk mal dan saat keluar, pengunjung juga diminta untuk menunjukan QR Code dan melakukan proses check out di pintu keluar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X