PT KAI Tambah Lima Perjalanan KA Jarak Jauh Tujuan Bandung hingga Surabaya

Kompas.com - 09/07/2020, 19:38 WIB
Kereta Api Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung (pp) siap diberangkatkan dari Jalur 1 Stasiun Gambir, Jumat (22/11/2019). Nicholas Ryan AdityaKereta Api Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung (pp) siap diberangkatkan dari Jalur 1 Stasiun Gambir, Jumat (22/11/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) tambah lima perjalanan KA Jarak Jauh dari arah Jakarta menuju Bandung, Cirebon dan Surabaya mulai Jumat (10/7/2020).

KA Jarak Jauh diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta.

"Secara keseluruhan mulai Jumat 10 Juli 2020 terdapat 10 perjalanan KA Jarak Jauh dari area PT KAI Daop 1 Jakarta," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: KAI Tambah 3 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Menuju Jakarta

Eva mengatakan bahwa dari lima KA Jarak Jauh tersebut, tiga di antaranya merupakan KA Argo Parahyangan tujuan Bandung yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir.

Sementara sisanya, KA Bima dari Stasiun Gambir menuju Malang dan KA Sembrani tujuan Surabaya Pasar Turi.

Namun, lima KA Jarak Jauh tersebut hanya tersedia pada Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai 10 Juli sampai 31 Juli 2020.

"Pemesanan tiket dapat dilakukan aplikasi KAI Access, web KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya mulai H-7 keberangkatan," ungkapnya.

Baca juga: Cerita Mujenih, Petugas Kebersihan KRL yang Temukan Uang Setengah Miliar di Gerbong

Pengoperasian kembali KA Jarak Jauh ini, kata Eva, tetap diikuti dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Seperti membatasi jumlah penumpang di dalam KA dengan hanya menjual tiket maksimal 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tujuannya, untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan.

Sementara itu, tempat duduk bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun akan diatur oleh petugas agar tidak berdekatan dengan penumpang lain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Kapok Ngebut di Kawasan Istana, Pemotor Dihukum Push Up hingga Dilumpuhkan Paspampres

Tak Kapok Ngebut di Kawasan Istana, Pemotor Dihukum Push Up hingga Dilumpuhkan Paspampres

Megapolitan
Kabel-kabel Menjuntai di Jalan Barito 1 dan Membahayakan Pengendara

Kabel-kabel Menjuntai di Jalan Barito 1 dan Membahayakan Pengendara

Megapolitan
Cara Pengelola Kafe Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Kelabui Satpol PP soal Jam Operasional

Cara Pengelola Kafe Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Kelabui Satpol PP soal Jam Operasional

Megapolitan
Pemerintah Terbitkan Aturan Vaksinasi Mandiri, Pengusaha DKI Harap Harganya Terjangkau

Pemerintah Terbitkan Aturan Vaksinasi Mandiri, Pengusaha DKI Harap Harganya Terjangkau

Megapolitan
Pengusaha DKI Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Pengusaha DKI Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Megapolitan
Puluhan Rumah Warga Cilincing Rusak Diterpa Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Cilincing Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Ibu dari 2 Balita yang Tertabarak Truk di Pondok Cabe Meninggal di RS

Ibu dari 2 Balita yang Tertabarak Truk di Pondok Cabe Meninggal di RS

Megapolitan
Tanggapi Wacana Interpelasi F-PSI soal Banjir Jakarta, Wagub DKI: Kami Persilakan

Tanggapi Wacana Interpelasi F-PSI soal Banjir Jakarta, Wagub DKI: Kami Persilakan

Megapolitan
Paspampres Sebut Sunmori Moge yang Terobos Ring 1 Bisa Ditembak Karena Membahayakan

Paspampres Sebut Sunmori Moge yang Terobos Ring 1 Bisa Ditembak Karena Membahayakan

Megapolitan
Pengendara Moge Ditendang Saat Terobos Ring 1, Paspampres: Itu Masih Manusiawi, Sebenarnya Bisa Ditembak

Pengendara Moge Ditendang Saat Terobos Ring 1, Paspampres: Itu Masih Manusiawi, Sebenarnya Bisa Ditembak

Megapolitan
Bandara Soekarno Hatta Siapkan Layanan Taksi Terbang untuk Antar Masyarakat

Bandara Soekarno Hatta Siapkan Layanan Taksi Terbang untuk Antar Masyarakat

Megapolitan
Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Megapolitan
Kerap Langgar Prokes, Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Sering Dikeluhkan Warga Setempat

Kerap Langgar Prokes, Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Sering Dikeluhkan Warga Setempat

Megapolitan
Lokasi Penembakkan oleh Bripda CS Buka hingga Subuh, Pemprov DKI: Pengelola Kafe Kelabui Petugas

Lokasi Penembakkan oleh Bripda CS Buka hingga Subuh, Pemprov DKI: Pengelola Kafe Kelabui Petugas

Megapolitan
Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Berencana Silaturahim hingga Terbitkan Buku

Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Berencana Silaturahim hingga Terbitkan Buku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X