Pemprov DKI Bakal Tambah Layanan Bike Sharing di Ibu Kota

Kompas.com - 13/07/2020, 21:16 WIB
Sepeda bike sharing Gowes di Monas, Jakarta Pusat. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARSepeda bike sharing Gowes di Monas, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal kembali menambah jumlah sepeda dan jumlah titik bike sharing (sepeda berbagi) di DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, mengatakan penambahan ini dilakukan karena bike sharing cukup diminati masyakarat.

"Kami akan evaluasi kita akan memperbayak titik bike station di koridor-koridor angkutan umum massal," ucap Syafrin di Balai Kota Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020).

Bike sharing ini bakal ditambah di titik yang terhubung dengan transportasi umum agar semakin banyak digunakan warga.

Baca juga: Dishub Jakarta Sediakan 200 Unit Bike Sharing di 9 Lokasi Ini

"Jadi orang memang yang tadinya mungkin masih melihat angkutan lanjutan, tapi sekarang dengan adanya bike sharing di titik-titik seperti di kawasan Sudirman-Thamrin warga itu begitu turun dari MRT dari KRL itu langsung gunakan itu," kata dia.

Ia menuturkan, tujuan Pemprov DKI menyediakan sepeda gratis adalah agar sepeda dapat menjadi transportasi alternatif dan transportasi lanjutan setelah warga menggunakan transportasi umum di Jakarta.

"Tujuannya adalah ingin jadikan sepeda sebagai alat transportasi di last atau firstmile-nya warga dalam aktivitas sehari-hari setelah mereka menggunakan transportasi ataupun angkutan umum massal dalam pergerakannya," terangnya.

Baca juga: MTI Rekomendasi 3 Konsep Jalur Sepeda di Jakarta

Diketahui, bike sharing tersebut masih dalam tahap uji coba. Sebanyak 200 sepeda tersebar di 9 bike station di wilayah DKI.

Syafrin mengungkapkan, sepeda gratis ini dapat digunakan oleh siapapun. Syaratnya masyakarat diminta untuk terlebih dahulu melakukan registrasi melalui aplikasi Gowes.

Berikut ada sembilan titik lokasi sementara sepeda gratis di ibu kota:

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Pemkot Jakut Wajibkan PNS Ikuti Rangkaian Upacara Bendera dari TV

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Disdik Kota Tangerang Susun Tahap Pembukaan Sekolah di Masa Pandemi

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Disdik Kota Tangerang: Anak-anak Mulai Jenuh Belajar di Rumah

Megapolitan
Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Netizen Anteng Nonton Admin Grab Berbalas Pantun di Twitter

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Minta Warga Tak Gelar Lomba Panjat Pinang Saat 17 Agustus

Megapolitan
Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Walkot Rahmat Effendy Perkirakan Alat Tes Covid-19 di Bekasi Cukup hingga Desember

Megapolitan
[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

[UPDATE] Grafik 7 Agustus: Depok Zona Merah Nasional dengan 1.383 Kasus Covid-19

Megapolitan
Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Paskibra Upacara HUT Ke-75 RI di Jakarta Utara Hanya Tiga Orang

Megapolitan
Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Ombudsman: Banyak Murid Titipan Setelah PPDB Depok Ditutup karena Kepsek Dapat Tekanan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Pandemi Covid-19, Penjual Bendera Merah Putih Keluhkan Omzet Turun 50 Persen

Megapolitan
Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Kaget Pemprov DKI Tak Punya Alat Pengukur Hujan, Anies Minta Anak Buahnya Beli Banyak meski Murah

Megapolitan
Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Tetangga Terpapar Covid-19, Puluhan Warga Meruya Utara Swab Test

Megapolitan
Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Pembakar Rumah di Ciputat Ditangkap, Motifnya karena Urusan Asmara

Megapolitan
Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Bekasi Deflasi 0,01 Persen, Walkot Gencarkan Program Hidroponik dan Ternak Lele

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X